Peran H.Siam Dalam Perang Kerinci Tahun 1901-1903

Afrijulianti, Dina (2026) Peran H.Siam Dalam Perang Kerinci Tahun 1901-1903. Masters thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
Cover- Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
Bab I.pdf - Published Version

Download (490kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (469kB)
[img] Text (BAB IV- DAFTAR PUSTAKA)
BAB VI-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (542kB)
[img] Text (FULLTEXT)
fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Permasalahan yang diangkat dalam penelitian ini adalah Peran H. Siam dalam Perang Kerinci 1901-1903. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran H. Siam dalam perang Kerinci tahun 1901-1903, dengan membahas kontribusinya dalam mempertahankan kedaulatan masyarakat Kerinci selama berlangsungnya Perang Kerinci. Penelitian ini menggunakan metode penelitian sejarah, dimulai dari heuristik dilakukan dengan menelusuri dan mengumpulkan sumber primer dan sekunder melalui arsip, koleksi digital, dan studi kepustakaan. Sumber primer yang peneliti gunakan berupa surat kabar, Arsip Belanda seperti Sumatra Bode, Weekblad van Nederlandsch-Indië, De Java-Post, Haagsche Courant, dan De Locomotief, serta dokumen, foto, dan sumber lokal. Sumber sekunder diperoleh dari buku dan literatur terkait, di antaranya karya H.H. Marison, De Mendapo Hiang in het District Korintji. Sumber yang terkumpul kemudian dikritik secara ekstern dan intern untuk menguji keaslian dan kredibilitasnya. Fakta yang telah teruji selanjutnya diinterpretasikan dengan membandingkan dan menghubungkan berbagai informasi untuk merekonstruksi peran H. Siam dalam Perang Kerinci tahun 1901–1903, kemudian disusun dalam tahap historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa keterlibatan H. Siam dalam Perang Kerinci berlangsung sejak Belanda mulai memperluas kekuasaan di Kerinci hingga perlawanan di Mendapo Hiang tahun 1903. Sebagai Depati Atur Bumi dan pemimpin Selapan Helai Kain, H. Siam berperan dalam musyawarah adat, konsolidasi masyarakat, serta memimpin perlawanan bersama para pejuang. Strategi perlawanan dilakukan melalui perpaduan kekuatan adat, agama, pembangunan benteng pertahanan, dan taktik gerilya dengan memanfaatkan kondisi geografis Kerinci. Perjuangannya didukung oleh legitimasi sebagai ulama dan pemimpin adat, solidaritas masyarakat, serta semangat mempertahankan agama dan adat, meskipun menghadapi keterbatasan persenjataan, logistik, dan kekuatan militer Belanda yang lebih unggul. Perjuangan tersebut turut memperkuat kesadaran kolektif dan solidaritas masyarakat dalam mempertahankan adat, agama, dan identitas Kerinci, meskipun perang juga menyebabkan penderitaan masyarakat dan melemahnya kekuasaan adat akibat penguasaan Belanda.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: H. Siam, Mendapo Hiang, Perang Kerinci, Kolonialisme Belanda
Subjects: Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Sejarah Islam
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Sejarah Peradaban Islam
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 25 Sep 2026 01:49
Last Modified: 25 Sep 2026 01:49
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34926

Actions (login required)

View Item View Item