Apriliani, Putri (2026) Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Praktik Self Reward Mahasiswa Akhir Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang. Skripsi thesis, INSTITUSI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI IMAM BONJOL PADANG.
|
Text (COVER)
Cover DLL.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (789kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (665kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V dan Perpus.pdf - Published Version Download (515kB) |
|
|
Text (FULL TEKS)
PUTRI APRILIANI_Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena praktik self reward yang semakin umum dilakukan oleh mahasiswa akhir sebagai bentuk penghargaan terhadap diri sendiri setelah mencapai target tertentu maupun untuk mengatasi rasa lelah, stres, dan kejenuhan selama menjalani perkuliahan dan menyelesaikan skripsi. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan latar belakang mahasiswa akhir melakukan self reward, mendeskripsikan bentuk praktik self reward, serta menganalisis praktik tersebut berdasarkan perspektif Hukum Ekonomi Syariah, khususnya ditinjau dari konsep israf dan tabzir. Penelitian ini merupakan penelitian hukum empiris dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara terhadap mahasiswa akhir Fakultas Syariah Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang. Teknik analisis datanya menggunakan analisis deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa latar belakang mahasiswa melakukan self reward beragam, di antaranya karena stres, lelah, jenuh, tekanan dalam menyelesaikan skripsi, serta sebagai bentuk penghargaan atas pencapaian akademik. Praktik self reward dilakukan dalam berbagai bentuk, seperti membeli makanan dan minuman, nongkrong, jalan-jalan, menonton, bermain game, membeli skincare, pakaian, dan berbelanja melalui platform daring. Dalam perspektif Hukum Ekonomi Syariah, praktik self reward diperbolehkan selama dilakukan secara wajar, sesuai kemampuan ekonomi, tidak mengabaikan kebutuhan pokok, serta barang atau kegiatan yang dipilih tidak bertentangan dengan syariat. Namun, beberapa praktik berpotensi mengarah kepada israf apabila dilakukan secara berlebihan dan melampaui batas kewajaran, sedangkan penggunaan harta untuk sesuatu yang tidak diperlukan atau tidak pada tempatnya dapat mengarah kepada tabzir. Dengan demikian, tidak seluruh praktik self reward mahasiswa akhir termasuk israf dan tabzir, karena penilaiannya bergantung pada tujuan, cara, kemampuan, manfaat, dan dampak dari penggunaan harta.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Self reward, israf, tabzir, mahasiswa akhir |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Muamalah |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 25 Sep 2026 01:46 |
| Last Modified: | 25 Sep 2026 01:46 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34918 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
