Kerja Sama Kelompok Tani Perspektif Fikih Muamalah (Studi Kasus Jorong Sapan Tanah, Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok)

Salmi, Audiya Nadila (2026) Kerja Sama Kelompok Tani Perspektif Fikih Muamalah (Studi Kasus Jorong Sapan Tanah, Nagari Batu Bajanjang, Kecamatan Lembang Jaya, Kabupaten Solok). Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
Cover-Daftar Isi Audiya Nadila Salmi (2213040054).pdf - Published Version

Download (822kB)
[img] Text (BAB I)
Audiya Nadila Salmi Nim 2213040054. BAB I.pdf - Published Version

Download (668kB)
[img] Text (BAB III)
Audiya Nadila Salmi Nim 2213040054. BAB III.pdf - Published Version

Download (368kB)
[img] Text (BAB V-Daftar Pustaka)
Audiya Nadila Salmi Nim 2213040054. BAB V-Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (316kB)
[img] Text (Full Text)
Audiya Nadila Salmi Nim 2213040054. Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh praktik kerja sama pada kelompok tani Lembang Pakih yang terletak di Jorong Sapan Tanah dalam pelaksanaannya belum sepenuhnya memenuhi syarat akad syirkah, khususnya terkait kejelasan nisbah pembagian hasil yang belum ditetapkan sejak awal akad. Kondisi ini berpotensi menimbulkan gharar terhadap hak masing-masing anggota. Pertanyaan penelitian terbagi menjadi tiga: Pertama, Bagaimana praktik kerja sama kelompok tani di Jorong Sapan Tanah?. Kedua, Bagaimana mekanisme penyelesaian perselisihan dalam kerja sama kelompok tani Jorong Sapan Tanah?. Ketiga, Bagaimana tinjauan fikih muamalah terhadap praktikk kerja sama kelompok tani Jorong Sapan Tanah?. Untuk menjawab pertanyaan penelitian tersebut, penulis melakukan penelitian lapangan. Dengan menggunakan tiga teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan diperoleh dengan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 7 orang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan anggota. Data yang sudah terkumpul kemudian dianalisis dengan teknik analisis data deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukan bahwa: Pertama, kerja sama Kelompok Tani Lembang Pakih dirintis akhir 2023 dan resmi berjalan 2024 dalam bentuk kerja sama gabungan yang menyatukan modal, lahan, tenaga, dan keahlian anggota tanpa pemisahan antara pemodal dan pekerja. Hasil dibagi merata setelah tiga kali panen per tahun, namun nisbah keuntungan tidak ditetapkan jelas sejak awal akad. Kedua, penyelesaian sengketa dilakukan melalui musyawarah secara kekeluargaan tanpa melibatkan pihak luar, seperti tokoh adat, tokoh masyarakat, maupun pemerintah jorong atau nagari, dan mekanisme tersebut mampu menyelesaikan perselisihan yang terjadi antaranggota. Ketiga, Jika ditinjau dari perspektif fikih muamalah, rukun akad syirkah dalam kerja sama kelompok tani Lembang Pakih telah terpenuhi, sehingga akad tidak dapat dikategorikan sebagai batal. Namun, terdapat kekurangan pada syarat akad, khususnya mengenai kejelasan nisbah pembagian keuntungan, sehingga praktik tersebut dapat dikategorikan sebagai syirkah fasid. Oleh karena itu, diperlukan penetapan nisbah yang jelas dan disepakati bersama sejak awal akad agar pelaksanaan kerja sama dapat mewujudkan prinsip keadilan, kepastian, dan kemaslahatan dalam hukum ekonomi syariah.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kerja Sama, Kelompok Tani, Fikih Muamalah, Syirkah
Subjects: Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Muamalah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 24 Sep 2026 06:55
Last Modified: 24 Sep 2026 06:55
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34891

Actions (login required)

View Item View Item