Perspektif Komparatif Mazhab Hanafi Dan Mazhab Syafi’i Tentang Hukum Memandikan Potongan Tubuh Mayat

Saputra, Yanda (2026) Perspektif Komparatif Mazhab Hanafi Dan Mazhab Syafi’i Tentang Hukum Memandikan Potongan Tubuh Mayat. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover)
COVER YANDA SAPUTRA.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I YANDA SAPUTRA.pdf - Published Version

Download (820kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III YANDA SAPUTRA.pdf - Published Version

Download (767kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA YANDA SAPUTRA.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (FULL TEXT)
FULL TEXT YANDA SAPUTRA.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan pendapat Mazhab Hanafi dan Mazhab Syafi’i mengenai hukum memandikan potongan tubuh mayat. Mazhab Hanafi berpendapat bahwa potongan tubuh wajib dimandikan apabila bagian yang ditemukan lebih dari separuh tubuh, sedangkan bagian yang kurang atau tepat separuh tidak wajib dimandikan. Sementara itu, Mazhab Syafi’i berpendapat bahwa setiap potongan tubuh mayat yang ditemukan wajib dimandikan tanpa memperhatikan ukurannya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dalil dan metode istinbāṭ yang digunakan Mazhab Hanafi dan Mazhab Syafi’i, Penyebab terjadinya perbedaan pendapat kedua mazhab, serta pendapat yang paling relevan terkait hukum memandikan potongan tubuh mayat. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan komparatif. Data dianalisis secara kualitatif dengan membandingkan dalil dan metode istinbāṭ kedua mazhab. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Mazhab Hanafi menggunakan atsar sahabat, sedangkan Mazhab Syafi’i juga menggunakan atsar sahabat dengan menekankan prinsip penghormatan terhadap manusia setelah meninggal dunia. Perbedaan pendapat keduanya dipengaruhi oleh perbedaan dalam memahami kedudukan potongan tubuh sebagai jenazah serta metode istinbāṭ yang digunakan. Adapun pendapat yang paling relevan dapat diterapkan melalui pendekatan At-Takhyīr. Dalam kondisi normal, pendapat Mazhab Syafi’i dapat diterapkan, sedangkan dalam kondisi bencana atau keadaan yang menimbulkan kesulitan besar, pendapat Mazhab Hanafi dapat diterapkan sebagai bentuk kemudahan dan penghilangan kesulitan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Potongan Tubuh Mayat, Istinbāṭ Hukum, At-Takhyīr.
Subjects: Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Fiqih > Fiqih Berbagai Paham, Mazhab
Divisions: Fakultas Syariah > Perbandingan Mazhab
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 24 Sep 2026 02:25
Last Modified: 24 Sep 2026 02:25
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34881

Actions (login required)

View Item View Item