Firdaus, Akhol (2026) Relasi Masyarakat Transmigrasi dengan Penduduk Lokal di Nagari Kurnia Selatan Dharmasraya 2009-2025. Skripsi thesis, Universitas Islam Negeri Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover)
Akhol Firdaus-Nim.2111020056-COVER.pdf - Published Version Download (762kB) |
|
|
Text (BAB I)
Akhol Firdaus-Nim.2111020056-BAB I.pdf - Published Version Download (388kB) |
|
|
Text (BAB IV)
Akhol Firdaus-Nim.2111020056-BAB IV.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (Relasi Masyarakat Transmigrasi dengan Penduduk Lokal di Nagari Kurnia Selatan Dharmasraya 2009-2025)
Akhol Firdaus-Nim-2111020056-FULL SKRIPSI.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Transmigran pada awalnya menghadapi keterbatasan ekonomi, pendidikan, dan infrastruktur sehingga bergantung pada pekerjaan sebagai buruh tani atau perantau, sebelum berkembang melalui sektor perkebunan kelapa sawit. Interaksi dengan masyarakat lokal terwujud melalui pemberian identitas suku adat (Minang asli, Sumando, atau transmigran baru) yang menimbulkan hak dan kewajiban adat sebelum berlakunya hukum Negara. suatu kondisi yang berpotensi memunculkan konflik budaya, namun juga membuka jalan bagi harmonisasi melalui asimilasi, seperti terlihat pada praktik Mangaku Induak di nagari-nagari sekitar. Oleh sebab itu Permasalahan yang dibahas dalam penelitian ini adalah tentang Bagaimana Sejarah transmigrasi Nagari Kurnia Selatan, faktor-faktor yang mempengaruhi relasi antara transmigran dengan penduduk lokal di Nagari Kurnia Selatan, kemudian pola interaksi dan relasi transmigran dengan penduduk lokal di Nagari Kurnia Selatan, dan Hubungan Sosial Budaya dan Keagamaan dalam konteks kekinian. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan sejarah transmigrasi di Nagari Kurnia Selatan, menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi relasi antara transmigran dengan penduduk lokal, mengidentifikasi dan menganalisis pola interaksi serta relasi sosial di antara keduanya, serta menganalisis dinamika hubungan sosial budaya dan keagamaan antara transmigran dan penduduk lokal dalam konteks kekinian. Penelitian ini menggunakan metode sejarah (heuristik, kritik sumber, interpretasi, historiografi) dengan pengumpulan sumber primer melalui wawancara dan sumber sekunder dari literatur, studi kasus transmigrasi, data RPJM dan Arsip Nagari, serta berita lokal; data dikritik, diinterpretasikan, dan disintesiskan menjadi narasi historiografi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Program Transmigrasi di Nagari Kurnia Selatan (dahulu bagian dari wilayah Transmigrasi Sitiung III) berkontribusi signifikan terhadap pembentukan dan perkembangan wilayah melalui pembukaan lahan dan pembangunan permukiman baru. Kebijakan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk meratakan sebaran penduduk dan meningkatkan kegiatan ekonomi lokal. Interaksi antara masyarakat transmigran dan penduduk setempat dipengaruhi oleh faktor ekonomi, sosial, budaya, dan kelembagaan. Hubungan antarkelompok umumnya berjalan baik melalui kerja sama dalam berbagai kegiatan masyarakat, meskipun perbedaan budaya menimbulkan potensi konflik terbatas. Proses adaptasi dan pertukaran budaya memperlihatkan adanya integrasi sosial yang dinamis. Selain itu, perkembangan teknologi dan media sosial kontemporer turut mendukung komunikasi serta memperkuat hubungan sosial, budaya, dan keagamaan di Nagari Kurnia Selatan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Relasi Masyarakat, Transmigran Jawa, Lokal Minangkabau, Dharmasraya |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 900 Sejarah, Geografi, Biografi > Sejarah |
| Divisions: | Fakultas Adab dan Humaniora > Sejarah Peradaban Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FAH |
| Date Deposited: | 19 Sep 2026 09:10 |
| Last Modified: | 19 Sep 2026 09:10 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34670 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
