Bachtiar, Fadillah (2026) AL- BALA: PENDERITAAN MANUSIA DAN KEADILAN TUHAN DALAM PERSPEKTIF TAFSIR ALMISBAH DENGAN PENDEKATAN TAFSIR MAQASIDI. Skripsi thesis, Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama.
|
Text (Cover - Abstrak)
Cover - Abstrak.pdf - Published Version Download (723kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (639kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (309kB) |
|
|
Text (BAB V - Daftar Pustaka)
BAB V.pdf - Published Version Download (329kB) |
|
|
Text (Full Text)
SKRIPSI FULL TEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Fadillah Bachtiar, 2026 : Al-Bala: Penderitaan Manusia dan Keadilan Tuhan dalam Perspektif Tafsir Al-Mishbah dengan Pendekatan Tafsir Maqāṣidī Persoalan penderitaan manusia dan keadilan Tuhan merupakan tema teologis yang senantiasa relevan dalam kehidupan umat Islam. Realitas penderitaan kerap memunculkan krisis akidah ketika manusia tidak mampu memahami relasi antara ujian ilahi dan keadilan Allah Swt. secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mendeskripsikan penafsiran ayat-ayat tentang al-balā' dalam Tafsir al-Mishbah karya M. Quraish Shihab; (2) menganalisis makna juz'iyyah dan kulliyyah dari ayat-ayat al-balā' dalam perspektif tafsir maqāṣidī; dan (3) mengungkap relasi antara penderitaan manusia dan keadilan Tuhan berdasarkan konsep al-balā' tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis kepustakaan (library research). Sumber data primer adalah Tafsir al-Mishbah, sementara analisis dilakukan dengan metode tafsir tematik (maudhu'i) yang dipadukan dengan pendekatan tafsir maqāṣidī, merujuk pada pemikiran al-Syāṭibī dan Jasser Auda. Hasil penelitian menunjukkan bahwa M. Quraish Shihab menafsirkan al-balā' sebagai mekanisme ilahi yang bersifat edukatif dan transformatif, bukan sebagai hukuman. Dalam perspektif maqāṣidī, al-balā' memiliki empat maqāṣid kulliyyah: pendidikan iman (tarbiyat al-īmān), seleksi iman (takhīr al-īmān), penyucian jiwa (tazkiyat al-nafs), dan penegasan keadilan ilahi (iqāmat al-'adl al-ilāhī). Relasi antara penderitaan dan keadilan Tuhan bersifat integral, bukan kontradiktif; keadilan Allah tidak diukur dari ada atau tidaknya penderitaan, melainkan dari hikmah dan tujuan di balik setiap ujian. Konsep ini juga memiliki relevansi kuat bagi kehidupan modern dalam menjawab krisis makna dan kesehatan mental. Penelitian ini menyimpulkan bahwa kesehatan jiwa yang sejati bukan berarti ketiadaan penderitaan, melainkan kemampuan memaknai penderitaan dalam konteks ilahi yang lebih luas. Kata Kunci: Penderitaan Manusia, Keadilan Tuhan, Al-Balā', Tafsir Al-Mishbah, Tafsir Maqāṣidī
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Penderitaan Manusia, Keadilan Tuhan, Al-Balā', Tafsir Al-Mishbah, Tafsir Maqāṣidī |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 06:35 |
| Last Modified: | 02 Jul 2026 06:35 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34419 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
