Tinjauan Maqashid syari'ah terhadap praktik penjualan tembakau kepada anak di bawah umur di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota

Mandala, Gilang Satria (2026) Tinjauan Maqashid syari'ah terhadap praktik penjualan tembakau kepada anak di bawah umur di Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-daftar isi)
Gilang Satria Mandala (2213040034).pdf cover-daftar isi.pdf - Published Version

Download (654kB)
[img] Text (Bab 1)
Gilang Satria Mandala (2213040034) _ BAB I.pdf - Published Version

Download (857kB)
[img] Text (Bab III)
Gilang Satria Mandala (2213040034) _ BAB III.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab v-daftar pustaka)
Gilang Satria Mandala (2213040034) _ BAB V- DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (534kB)
[img] Text (Full text)
GILANG SATRIA MANDALA (2213040034) _ FULL TEXT (1).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (4MB)

Abstract

Penulisan skripsi ini dilatar belakangi, karena adanya praktik penjualan tembakau kepada anak di bawah umur. Melinting tembakau sudah menjadi tradisi turun temurun di daerah ini dan dianggap sebagai solusi ekonomi yang lebih hemat dibandingkan membeli rokok pabrikan. Namun, dilihat dari sisi Kesehatan dan moral menghisap zat adiktif tembakau untuk anak di bawah umur menimbulkan ancaman yang serius bagi masa depan mereka. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan praktik penjualan tembakau kepada anak di bawah umur serta menganalisisnya melalui perspektif maqashit syari’ah. Penelitian ini menggunakan penelitian hukum empiris. Dengan metode kualitatif. Data utama di peroleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi di daerah tersebut. Data sekunder di peroleh dari jurnal, kepustakaan, dan buku yang relevan. Analisis data yang dilakukan deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi kasus. menunjukkan bahwa faktor ekonomi pedagang dan kurangnya pengawasan lingkungan menjadi pendorong utama terjadinya transaksi ini. Ditinjau dari perspektif Maqashid Syari’ah, esensi kritik hukum bukan terletak pada status hukum zat tembakau itu sendiri, melainkan pada dampak dharar (risiko) yang ditimbulkan jika dikonsumsi oleh kelompok usia yang belum cakap (rasyid). Aspek perlindungan preventif terhadap masa depan anak harus lebih diprioritaskan tanpa harus menegasikan nilai ekonomi tembakau sebagai komoditas perdagangan bagi orang dewasa. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pembatasan akses jual beli tembakau bagi anak di bawah umur di Kecamatan Gunung Omeh sangat urgen untuk diterapkan. Oleh karena itu, diperlukan adanya sinergi sosial dan regulasi di tingkat Nagari guna membatasi usia pembeli demi menjaga kualitas generasi penerus yang sehat dan produktif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Maqashid syari’ah, Pelindungan anak
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Muamalah
Tajuk Subjek > Agama Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 01 Jul 2026 03:59
Last Modified: 01 Jul 2026 03:59
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/34130

Actions (login required)

View Item View Item