Cahyani, Indah Dwiliya (2026) Penafsiran surah al-Baqarah ayat 153-157 menggunakan pendekatakan tafsir maudhu'i. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover)
Cover.pdf - Published Version Download (716kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB 1.pdf - Published Version Download (337kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (222kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Submitted Version Download (222kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Text.pdf - Submitted Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh pentingnya memahami hubungan antara kesabaran (ṣabr) dan keimanan (īmān) sebagai dua nilai fundamental dalam Islam yang tidak dapat dipisahkan dalam kehidupan seorang Muslim. Al-Qur’an secara berulang mengaitkan dua konsep ini, namun belum banyak kajian yang mengulas secara mendalam bentuk relasi keduanya melalui pendekatan tafsir yang komprehensif. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji penafsiran Wahbah Az-Zuhaili atas ayat-ayat tentang kesabaran dan keimanan dalam QS. Al-Baqarah: 153–157 menurut Tafsir Al-Munir, serta mengidentifikasi bentuk-bentuk relasi antara keduanya dalam perspektif Az-Zuhaili. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Teknik penggalian data dilakukan melalui pengumpulan data primer berupa Al-Qur’an dan Tafsir Al-Munir karya Wahbah Az-Zuhaili, serta data sekunder berupa buku, jurnal, dan karya ilmiah yang relevan. Analisis data dilakukan dengan metode content analysis dan pendekatan tematik (mauḏū’ī). Hasil penelitian menunjukkan bahwa Wahbah Az-Zuhaili dalam Tafsir Al-Munir menafsirkan QS. Al-Baqarah [2]: 153–157 sebagai satu kesatuan tematik yang membangun pemahaman tentang relasi kesabaran dan keimanan. Dari penafsiran tersebut ditemukan dua bentuk relasi utama: pertama, keimanan menjadi landasan teologis bagi lahirnya kesabaran, di mana kesabaran seorang mukmin pada dasarnya bersumber dari keyakinannya kepada Allah SWT, bukan semata dari kekuatan psikologis individu, sehingga kesabaran tersebut memiliki akar dan arah yang jelas; kedua, kesabaran merupakan wujud konkret dan pembuktian nyata dari keimanan seseorang, sebab keimanan yang sejati akan tampak dalam sikap sabar ketika dihadapkan pada berbagai ujian dan kesulitan, sehingga kesab. aran dapat dijadikan parameter atas kualitas keimanan yang dimiliki Kata Kunci: Kesabaran, Keimanan, Tafsir Al-Munir, Wahbah Az- Zuhaili, QS. Al-Baqarah: 153–157
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kata Kunci: Kesabaran, Keimanan, Tafsir Al-Munir, Wahbah Az- Zuhaili, QS. Al-Baqarah: 153–157 |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 28 Jun 2026 10:38 |
| Last Modified: | 28 Jun 2026 10:38 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33659 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
