Penafsiran al-Fasad dalam al-Qur'an surah ar-Rum ayat 41 (Analisis pendekatan ma'na cum Maghza)

Putra, Saiful Azmi (2026) Penafsiran al-Fasad dalam al-Qur'an surah ar-Rum ayat 41 (Analisis pendekatan ma'na cum Maghza). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER-DAFTAR ISI)
COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (618kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (532kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (320kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (327kB)
[img] Text (FULL TEKS)
BAB I-V.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memahami makna kata "al-fasād" dalam ayat 41 surah Ar-Rūm, dengan menggunakan pendekatan ma‘nā dan maghzā. Penelitian ini dilakukan karena semakin banyaknya masalah lingkungan, sosial, dan moral yang terjadi di zaman sekarang, seperti banjir, longsoran tanah, pencemaran lingkungan, dan penggunaan berlebihan sumber daya alam. Fenomena ini mendorong perlunya studi yang lebih dalam mengenai konsep al-fasād dalam Al-Qur’an, terutama dalam surah QS. Ayat 41 Ar-Rūm, dengan pendekatan Ma‘nā Cum Maghzā yang dikembangkan oleh Sahiron Syamsuddin. Cara ini dipilih karena tidak hanya membahas arti kata-kata dalam teks, tetapi juga mencoba menemukan pesan intinya dan menghubungkannya dengan situasi saat ini. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kepustakaan dengan pendekatan deskriptif dan analitis. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah ayat 41 Surah Ar-Rūm dalam Al-Qur’an, serta beberapa kitab tafsir yang relevan, yaitu Jāmi‘ al-Bayān karya al-Ṭabari, Al-Jāmi‘ li Aḥkām al-Qur’ān karya al-Qurṭubi, Tafsīr al-Marāghī karya Ahmad Mustafa al-Maraghi, dan Tafsir Al-Mishbah karya M. Quraish Shihab. Analisis dilakukan dengan pendekatan Ma‘nā Cum Maghzā, yang terdiri dari analisis kebahasaan, intratekstualitas, intertekstualitas, analisis konteks historis, rekonstruksi signifikansi historis, serta pengembangan makna signifikan yang relevan dengan situasi masa kini. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara historis kata al-fasād tersebut terdapat dalam QS. Ar-Rūm ayat 41 menjelaskan segala jenis keburukan dan kesalahan yang menyebabkan ketidak seimbangan dalam kehidupan karena tindakan manusia. Arti historis dari ayat ini menunjukkan bahwa ada keterkaitan antara tindakan manusia dengan munculnya berbagai jenis bencana dan kerusakan, sebagai peringatan agar manusia kembali mengikuti jalan Allah SWT. Maka arti penting dari fenomena dinamis (al-maghzā al-mutaharrik al-mu‘āṣir) menunjukkan bahwa konsep al-fasād berkaitan dengan berbagai isu yang terjadi saat ini di Indonesia, seperti banjir, longsor, kebakaran hutan, pencemaran sungai dan laut, serta berbagai masalah lingkungan yang sedang menghadapi negara ini. Dengan demikian, QS. Ayat 41 Ar-Rūm memberi pesan umum tentang pentingnya menjaga keseimbangan alam, menjalankan tugas sebagai khalifah di bumi, serta meningkatkan kesadaran akan lingkungan sebagai bagian dari kewajiban keagamaan. Kata Kunci: Fasad, Ma'nā Cum Maghzā, QS. Ar-Rūm Ayat 41.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Fasad, Ma'nā Cum Maghzā, QS. Ar-Rūm Ayat 41.
Subjects: Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan
Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Cerita dan Kisah dari Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 27 Jun 2026 08:23
Last Modified: 27 Jun 2026 08:23
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33531

Actions (login required)

View Item View Item