Ikhlas, Rijalul (2026) Penafsiran Kontekstual QS Al-A’raf [7]: 204 (Aplikasi Pendekatan Kontekstual Abdullah Saeed). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER-ABSTRAK)
RIJALUL IKHLAS 2215050048 COVER-ABSTRAK.pdf - Published Version Download (728kB) |
|
|
Text (BAB I)
RIALUL IKHLAS 2215050048 BAB I.pdf - Published Version Download (520kB) |
|
|
Text (BAB III)
RIJALUL IKHLAS 2215050048 BAB III.pdf - Published Version Download (325kB) |
|
|
Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
RIJALUL IKHLAS 2215050048 BAB V-DAPUS.pdf - Published Version Download (330kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
RIJALUL IKHLAS 2215050048 FULL TEXT SKRIPSI.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan pola interaksi umat Islam terhadap al-Qur’an di era kontemporer, di mana lantunan ayat al-Qur’an kerap terdengar melalui pengeras suara, aplikasi digital, dan media sosial dalam berbagai situasi yang tidak selalu kondusif untuk mendengarkan secara khusyuk. Kondisi ini menunjukkan adanya kesenjangan antara praktik sosial dengan perintah yang secara tekstual terdapat dalam QS al-A‘rāf [7]: 204. Realitas tersebut juga dapat mempengaruhi adab mendengarkan al-Qur’an di era digital saat ini, apabila terjadi kecenderungan dalam memahami teks secara literal dan kaku tanpa mempertimbangkan konteks sosial-historisnya. Oleh karena itu, penelitian ini mengkaji bagaimana perintah adab mendengarkan al-Qur’an dalam QS al-A‘rāf [7]: 204 dipahami melalui pendekatan kontekstual Abdullah Saeed. Tujuan penelitian ini untuk merumuskan pemaknaan adab mendengarkan al-Qur’an yang kontekstual dan aplikatif sesuai dengan kebutuhan zaman. Jenis Penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan model studi kepustakaan (library research). Adapun sumber data primer meliputi QS al-A‘rāf [7]: 204 , karya-karya Abdullah Saeed terkait pendekatan kontekstual, sedangkan data sekunder meliputi kitab-kitab tafsir, kamus bahasa Arab, dan literatur sejarah yang otoritatif serta buku-buku, artkel ilmiah untuk memperkuat analisis. Selanjutnya Analisis data dilakukan secara deskriptif-analitis melalui penerapan langkah-langkah pendekatan kontekstual yang mencakup kajian kebahasaan, penelusuran konteks sosio-historis, serta relevansi perintah pada QS al-A'raf: 204 dengan konteks kehidupan kontemporer. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Pertama, QS al-A‘rāf [7]: 204 mengandung pesan etis normatif terkait adab mendengarkan al-Qur’an, yang menekankan sikap menyimak secara sadar dan diam dengan penuh perhatian. Kedua, secara historis, ayat ini muncul dalam konteks penolakan secara terbuka oleh kaum musyrik terhadap al-Qur’an serta adanya sikap para sahabat yang masih berbicara atau mengikuti bacaan Nabi saat salat. Ketiga, melalui pendekatan kontekstual Abdullah Saeed, makna ayat ini tidak dipahami secara kaku, justru sebagai tuntunan yang menekankan penghormatan, pengagungan, serta kesungguhan dalam berinteraksi dengan al-Qur’an. Oleh karena itu, relevansinya tetap terjaga dalam kehidupan kontemporer, meskipun dihadapkan pada perubahan situasi dan media yang semakin beragam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Adab Mendengarkan Al-Qur’an, QS Al-A’raf: 204, Pendekatan Kontekstual |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 09:02 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 09:02 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33459 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
