Fadli, Rahmad (2026) Ekoteologi perspektif hadis: Studi hadis riwayat Anas dan Jabir. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover- Dll)
Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (852kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (485kB) |
|
|
Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (508kB) |
|
|
Text (Teks Lengkap)
Teks Lengkap.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini mengkaji konsep ekoteologi dalam hadis riwayat Anas bin Malik dan Jabir bin Abdullah. Latar belakang penelitian ini adalah meningkatnya krisis ekologis yang ditandai oleh berbagai bencana lingkungan seperti banjir bandang dan longsor, yang tidak hanya dipengaruhi oleh faktor alam, tetapi juga oleh kerusakan lingkungan akibat aktivitas manusia seperti deforestasi, alih fungsi lahan, dan eksploitasi sumber daya alam yang tidak berkelanjutan. Kondisi tersebut menunjukkan adanya krisis paradigma dalam relasi manusia dan alam yang cenderung antroposentris. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji konsep ekoteologi dalam hadis riwayat Anas bin Malik dan Jabir bin Abdullah, mengidentifikasi variasi matan hadis riwayat Anas bin Malik dan Jabir bin Abdullah tentang aktivitas menanam, menganalisis konteks sosio-historis yang melatarbelakangi hadis tersebut, serta mengimplementasikan pendekatan interpretasi kontekstual Abdullah Saeed dalam merumuskan konsep ekoteologi yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan jenis library research. Data diperoleh dari sumber primer berupa kitab hadis Ṣaḥīḥ al-Bukhārī dan Ṣaḥīḥ Muslim, serta sumber sekunder berupa kitab syarah, buku, dan jurnal ilmiah terkait ekoteologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumentasi, sedangkan analisis data menggunakan content analysis dengan pendekatan interpretasi kontekstual Abdullah Saeed yang meliputi analisis teks, konteks sosio-historis, dan relevansi kontemporer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hadis riwayat Anas bin Malik dan Jabir bin Abdullah tentang aktivitas menanam memiliki variasi matan yang tersebar dalam beberapa kitab hadis, namun tetap memiliki substansi makna yang sama, yaitu anjuran menanam sebagai amal yang bernilai sedekah. Secara sosio-historis, hadis tersebut berlatar masyarakat Madinah yang bercorak agraris dengan aktivitas pertanian sebagai bagian penting dari kehidupan sosial dan ekonomi. Implementasi pendekatan interpretasi kontekstual Abdullah Saeed menunjukkan bahwa hadis tersebut mengandung konsep ekoteologi yang meliputi urgensi aktivitas menanam, konsep keberlanjutan lingkungan, dan konsep reward berupa pahala yang terus mengalir selama tanaman memberikan manfaat. Temuan ini menunjukkan bahwa hadis tentang aktivitas menanam memiliki relevansi dengan upaya pelestarian lingkungan dalam perspektif Islam. Kata kunci: Ekoteologi, Hadis, Aktivitas Menanam, Keberlanjutan, Manfaat
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ekoteologi, Hadis |
| Subjects: | Agama Islam > Hadis dan Ilmu Berkaitan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Hadis |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 04:22 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 04:22 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33450 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
