Sahroni, Sahroni (2026) Eksploitasi Alam Perspektif Krisis Spiritual Seyyed Hossein Nasr. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover)
Sahroni Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (765kB) |
|
|
Text (Bab l)
Bab l.pdf - Published Version Download (391kB) |
|
|
Text (Bab lll)
Bab lll.pdf - Published Version Download (192kB) |
|
|
Text (bab v-dapus)
Sahroni Bab V- Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (301kB) |
|
|
Text (fulltext)
Sahroni 2215010009 Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tindakan eksploitasi alam yang semakin masif di era modern, mulai dari penebangan hutan secara liar dan pertambangan ilegal serta perusakan ekosistem kelautan yang berujung pada krisis ekologi. Di balik persoalan teknis dan ekonomi tersebut terdapat akar persoalan yang lebih mendasar yang kerap diabaikan yaitu dimensi spiritual manusia dan Seyyed Hossein Nasr menyatakan bahwa krisis ekologi yang terjadi saat ini merupakan manifestasi dari krisis spiritual. Dengan demikian penelitian ini bertujuan untuk mengkaji apakah tindakan eksploitasi alam sebagai manifestasi krisis spiritual menurut Seyyed Hossein Nasr? serta menjelaskan praktik eksploitasi tersebut sebagai gambaran terjadinya krisis spiritual, yang mencakup tiga aspek pertanyaan yaitu bagaimana krisis spiritual dalam pandangan Seyyed Hossein Nasr? Dan bagaimana krisis spiritual menurut Nasr mendorong terjadinya eksploitasi alam? Serta bagaimana solusi upaya mencegah tindakan eksploitasi alam menurut Seyyed Hossein Nasr ? Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif analitis dan studi kepustakaan (library research). Sumber primer dalam penelitian ini berupa buku atau karya dari Seyyed Hossein Nasr adapun data sekundernya mencakup berbagai literatur yang relevan dengan fokus dan objek yang dikaji. Teknik analisis data yang digunakan meliputi content analysis untuk mengidentifikasi dan mengklasifikasikan gagasan Nasr secara sistematis dan metode interpretatif untuk memahami makna yang terkandung dalam pemikirannya serta pendekatan rekonstruktif guna menyusun kerangka analisis yang utuh dari gagasan Nasr yang tersebar dalam berbagai karyanya. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan pokok. Pertama, Krisis spiritual dalam pandangan Seyyed Hossein Nasr adalah sebagai kondisi amnesia kerohanian yang dialami manusia, dalam artian manusia lupa akan jadi diri dan kehilangan atau putusnya hubungan manusia dengan Tuhan. Kedua, krisis spiritual dalam pandangan Nasr, terbukti menjadi akar pendorong eksploitasi alam melalui proses desakralisasi alam dan pergeseran paradigma dari teosentris menuju antroposentris serta eksploitasi alam sebagai cerminan krisis spritual. Ketiga, solusi terhadap upaya mencegah tindakan eksploitasi alam menurut Seyyed Hossein Nasr dengan mengembalikan kesadaran tentang kesakralan alam, memulihkan hubungan dengan Tuhan dan memulihkan kesadaran spiritualitas, serta menerapkan cara bertani dan pembangunan yang ramah lingkungan, menerapkan ekonomi berkelanjutan dan yang terakhir membiasakan menghindari konsumsi yang berlebihan serta bertanggujawab terhadap alam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Eksploitasi Alam, Krisis Spiritual, Seyyed Hossein Nasr |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 2x0 Agama Islam > Filsafat dan Perkembangan Islam > Filsafat Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 05 Aug 2026 07:21 |
| Last Modified: | 05 Aug 2026 07:21 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33435 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
