Perbedaan Motivasi Belajar Peserta Didik yang Berlatar Budaya Minang dan Jawa Kelas X di SMAN 01 Koto Baru Dharmasraya Serta Implikasinya Dalam Layanan Bimbingan dan Konseling

Putri, Zikra Amia (2026) Perbedaan Motivasi Belajar Peserta Didik yang Berlatar Budaya Minang dan Jawa Kelas X di SMAN 01 Koto Baru Dharmasraya Serta Implikasinya Dalam Layanan Bimbingan dan Konseling. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER-DAFTAR ISI)
SKRIPSI_ZIKRA_AMIA_PUTRI_NIM.2214060063_COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (971kB)
[img] Text (BAB I)
SKRIPSI_ZIKRA_AMIA_PUTRI_NIM.2214060063_BAB I.pdf - Published Version

Download (427kB)
[img] Text (BAB III)
SKRIPSI_ZIKRA_AMIA_PUTRI_NIM.2214060063_BAB III.pdf - Published Version

Download (377kB)
[img] Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
SKRIPSI_ZIKRA_AMIA_PUTRI_NIM.2214060063_BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (415kB)
[img] Text (FULLTEXT)
SKRIPSI_ZIKRA_AMIA_PUTRI_NIM.2214060063_FULLTEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh motivasi belajar sebagai faktor utama dalam keberhasilan akademik peserta didik, serta adanya perbedaan latar belakang budaya yang diduga mempengaruhi tingkat motivasi belajar. Budaya sebagai sistem nilai, norma, dan kebiasaan dalam masyarakat berperan dalam membentuk pola pikir, sikap, dan perilaku individu, termasuk dalam kegiatan belajar. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui tingkat motivasi belajar peserta didik yang berlatar belakang budaya Minangkabau, (2) mengetahui tingkat motivasi belajar peserta didik yang berlatar belakang budaya Jawa, dan (3) mengetahui perbedaan motivasi belajar antara kedua kelompok tersebut di SMAN 01 Koto Baru Dharmasraya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode deskriptif komparatif. Sampel penelitian berjumlah 127 peserta didik, terdiri dari 100 peserta didik berlatar belakang budaya Minangkabau dan 27 peserta didik berlatar belakang budaya Jawa, yang diambil menggunakan teknik purposive sampling dan random sampling. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif untuk melihat tingkat motivasi belajar, serta uji Independent Sample T-Test untuk mengetahui perbedaan antara kedua kelompok. Hasil penelitian menunjukkan bahwa motivasi belajar peserta didik yang berlatar belakang budaya Minangkabau memperoleh nilai rata-rata sebesar 155,94 dari skor ideal 250 dengan persentase 62,37% yang berada pada kategori sedang. Sementara itu, motivasi belajar peserta didik yang berlatar belakang budaya Jawa memperoleh nilai rata-rata sebesar 204,74 dengan persentase 81,89% yang termasuk dalam kategori tinggi. Berdasarkan hasil uji Independent Sample T-Test, ditemukan adanya perbedaan yang signifikan antara motivasi belajar peserta didik yang berlatar belakang budaya Minangkabau dan budaya Jawa. Temuan ini menunjukkan bahwa latar belakang budaya memiliki pengaruh terhadap tingkat motivasi belajar peserta didik. Oleh karena itu, guru dan konselor diharapkan mampu mempertimbangkan karakteristik budaya peserta didik dalam merancang strategi pembelajaran serta layanan bimbingan dan konseling yang tepat, sehingga dapat membantu meningkatkan motivasi belajar peserta didik secara lebih optimal dan efektif.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Motivasi Belajar, Budaya Minangkabau, Budaya Jawa.
Subjects: Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > Pendidikan > Guru dan Aktivitas Pembelajaran > Pendidikan Konseling
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Keguruan > Bimbingan Konseling Pendidikan Islam
Depositing User: Ruang Baca FTK
Date Deposited: 26 Jun 2026 04:51
Last Modified: 26 Jun 2026 04:51
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33398

Actions (login required)

View Item View Item