Hrp, Ade Irma Yanti (2026) Pengaruh Tuor Terhadap Malojongkon Boru Ditinjau dari Maslahah Mursalah (Studi Kasus di Pasar Kotanopan, Kec. Kotanopan, Kab. Mandailing Natal Sumatera Utara). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (785kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (582kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (385kB) |
|
|
Text (BAB V-Daftar Pustaka)
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (367kB) |
|
|
Text (Full Text)
SKRIPSI ADE IRMA YANTI HRP 2213010072.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (7MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena malojongkon boru yang masih kerap terjadi di Pasar Kotanopan akibat tingginya nilai tuor dalam adat perkawinan Mandailing yang tidak sesuai dengan kemampuan ekonomi pihak laki-laki. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dampak penerapan tuor terhadap kehidupan sosial masyarakat, faktor-faktor penyebab terjadinya malojongkon boru, serta tinjauan maslahah mursalah terhadap praktik tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara langsung dengan tokoh adat, tokoh agama, pasangan pelaku malojongkon boru, dan orangtua mereka di Pasar Kotanopan. Hasil penelitian menunjukkan tiga temuan utama. Pertama, dampak tuor yang tidak terpenuhi mencakup aspek ekonomi berupa beban utang, aspek sosial berupa konflik dan renggangnya hubungan antarkeluarga, serta aspek psikologis berupa tekanan batin, dengan dampak ekonomi sebagai yang paling dominan. Seluruh pasangan yang melakukan malojongkon boru pada akhirnya tetap menikah secara sah. Kedua, keputusan melakukan malojongkon boru didorong oleh gabungan faktor ketidakmampuan ekonomi, kebuntuan musyawarah adat, tekanan sosial budaya, dan kuatnya ikatan emosional pasangan, dengan faktor ekonomi sebagai akar utamanya. Ketiga, ditinjau dari perspektif maslahah mursalah, praktik ini mengandung kemaslahatan berupa terlaksananya pernikahan yang sah dan terhindarnya beban hutang berlebihan. Namun kemudharatannya lebih besar, meliputi konflik sosial, renggangnya hubungan keluarga, dan berkurangnya nilai kesakralan pernikahan. Oleh karena itu, diperlukan penyesuaian penetapan tuor berdasarkan prinsip kemudahan, keadilan, dan kemaslahatan bersama.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tuor, Malojongkon boru, Adat Mandailing, Maslahah Mursalah |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 26 Jun 2026 02:35 |
| Last Modified: | 26 Jun 2026 02:35 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33315 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
