Suhefri, Suhefri (2017) Ijmak Ahl al-Madinah sebagai Dalil Hukum menurut Perspektif Imam Malik dan Relevansinya dengan Fikih Kontemporer. Doctoral thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Fulltext)
GABUNGAN SUHEFRI.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Hal yang menarik dan mendorong penulis untuk mekakukan penelitian ini adalah sikap Imam Malik yang selalu meninggalkan hadis ahad yang berbenturan dengan apa yang diamalkan masyarakat di Madinah dan disepakati oleh semua ulama Madinah. Padahal dia adalah salah seorang tokoh ahl al-hadits yang sangat menonjol, yang justru semestinya secara kokoh berpegang kepada hadis, dan idealnya meninggalkan amal Madinah yang tidak sejalan dengan hadis. Jadi hadis yang diterima oleh Imam Malik sebagai sumber hukum dalam Islam hanyalah hadis yang tidak berbenturan dengan amal penduduk Madinah yang telah disepakati oleh ulama Madinah.. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konsep Ijmak Ahl al-Madinah secara utuh, dan argumentasi yang dikemukakan oleh Imam Malik dalam menjadikan Ijmak Ahl-al- Madinah sebagai salah satu dalil hukum, serta sejauh mana Ijmak Ahl al-Madinah itu relevan bagi pengembangan fikih kontemporer. Masalah pokok dalam penelitian ini adalah : Kenapa Imam Malik yang Ahl al-Hadits itu menjadikan Ijmak Ahl al-Madinah sebagai salah satu dalil hukum, bahkan dengan meninggalkan hadis Ahad yang tidak sejalan dengannya, lalu adakah relevansinya dengan Fikih Kontemporer? Penelitian ini adalah penelitian deskriptif analitis, dengan jenis penelitian kepustakaan, yaitu penelitian berupa kegiatan menghimpun, menyusun, dan mengklasifikasikan data yang kemudian dideskripsikan, dianalisis dan dirumuskan ke dalam tulisan yang disusun dalam bentuk bab-bab tentang pandangan Imam Malik, termasuk pandangan sebagian ulama ushuliyyun, baik yang mendukung maupun yang menolak menjadikan Ijmak Ahl al-Madinah sebagai salah satu dalil hukum dalam Islam. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Imam Malik menggunakan Ijmak Ahl-al- Madinah sebagai salah satu dalil hukum, dan bahkan meninggalkan hadis Ahad manakala terjadi ta’arudh dengannya. Alasan utama Imam Malik menggunakan Ijmak Ahl-al- Madinah dengan meninggalkan hadis Ahad adalah, bahwa Imam Malik melihat masyarakat Madinah tidak ada yang mengamalkan hadis tersebut sama sekali. Sebaliknya dengan Ijmak Ahl-al- Madinah yang dia lihat dengan jelas bahwa Ijmak itu diamalkan secara merata di kota Madinah, yang 11 tahun lamanya Nabi Saw membina para shahabatnya secara langsung di sana, sehingga dia yakini bahwa Ijmak itu berasal dari para shahabat binaan Nabi Saw., dan diwariskan secara turun-temurun sampai ke zaman Imam Malik. Bahkan Imam Malik juga tidak menemukan satupun ulama di Madinah – termasuk para gurunya yang berdomisili di Madinah - yang menyanggah atau menyatakan tidak setuju dengan Ijmak Ahl-al- Madinah tersebut. Selain itu, Ijmak yang dipakai sebagai salah satu dalil hukum dalam perspektif Imam Malik bukanlah semua bentuk Ijmak Ahl al-Madinah, melainkan hanya yang dia temukan dan dia yakini punya sandaran sanad saja. Terkait dengan sanad ini, penulis menemukan bahwa Imam Malik sangat ketat dalam menentukan tentang persyaratan yang mesti dipenuhi oleh setiap sanad tersebut, melebihi ketatnya persyaratan sanad yang ditetapkan oleh Imam al-Bukhari dan Imam Muslim. Hasil penelitian ini juga menunjukkan bahwa sebagian di antara Ijmak Ahl al-Madinah ada yang dapat memberikan kontribusi positif terhadap Fikih Kontremporer karena memang relevan, seperti mengenai pendayagunaan dan pengembangan uang zakat oleh amil zakat, pidana pembunuhan oleh seorang muslim terhadap non-muslim, jual beli khiyar secara terbatas, dan sebagainya.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tokoh Islam, Fiqh |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Fiqih Berbagai Paham, Mazhab Tajuk Subjek > Agama Islam > Sejarah Islam > Biografi Tokoh Pemuka Agama Islam |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Doktor > Hukum Islam |
| Depositing User: | Zulfitri Zulfitri |
| Date Deposited: | 12 Jun 2026 03:13 |
| Last Modified: | 12 Jun 2026 03:13 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33184 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
