Pengembangan Nilai-Nilai Multikultural Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam (Pai) Pada Madrasah Aliyah

Akhyar, Akhyar (2013) Pengembangan Nilai-Nilai Multikultural Dalam Kurikulum Pendidikan Agama Islam (Pai) Pada Madrasah Aliyah. Doctoral thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover - dll)
Cover - daftar isi, tabel.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (Bab I)
BAB. I. PENDAHULUAN. 2013. ok.pdf - Published Version

Download (247kB)
[img] Text (Bab III)
BAB. III. METODE PENELITIAN. 2013.ok.pdf - Published Version

Download (334kB)
[img] Text (Bab VII)
BAB. VII. PENUTUP. ok.pdf - Published Version

Download (85kB)
[img] Text (Fulltext)
fulltext.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keprihatinan terhadap kekurangberhasilan pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) di tingkat pendidikan menengah di dalam mencapai tujuannya yakni untuk menghasilkan manusia yang bertakwa, berbudi pekerti luhur dan berakhlak mulia. Pendidikan agama Islam kurang berhasil mencegah peserta didik berperilaku buruk (seperti tawuran, kurangnya toleransi, berpikiran ekslusif dan kurangnya penghargaan terhadap orang lain). Hal ini menyebabkan banyak pemerhati pendidikan menjadi prihatin dengan pendidikan agama Islam dan mempertanyakan sejauhmana efektifitas mata pelajaran tersebut dalam meningkatkan kesadaran peserta didik, baik secara kultural maupun agama. Apalagi di tengah-tengah derasnya arus demokratisasi dan apresiasi terhadap pluralisme pasca berakhirnya kekuasaan Orde Baru, umat Islam malah kembali menampakkan wajah fundamentalistik. Hal ini ditandai dengan maraknya pembentukan “laskar-laskar” yang bersimbolkan Islam. Bahkan “aspirasi negara Islam” dan pemberlakuan “syariat Islam di berbagai daerah pun dimunculkan kembali oleh berbagai organisasi baru Islam yang fundamentalistik itu. Fenomena ini hampir bisa disebut sebagai penjelmaan baru, dari mainstream Islam puluhan tahun sebelumnya, dimana Islam dijadikan sebagai sarana perjuangan politik. Hal itu terlihat dari nama-nama partai politik Islam dan bentukan organisasi-organisasi Islam yang baru, mengiringi derap reformasi dan transisi menuju demokrasi. Berdasarkan latarbelakang tersebut, maka fokus penelitian ini adalah: Sejauhmana nilai-nilai Multikultural dapat dikembangkan dalam Kurikulum Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam pada Madrasah Aliyah ? Tujuan penelitian ini adalah: 1) untuk mengelaborasi nilai multikultural dan ajaran Islam; 2) untuk menganalisis nilai multikultural yang dapat dikembangkan dalam mata pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Madrasah Aliyah; 3) untuk menganalisis besarnya nilai-nilai multikultural dalam Islam terintegrasi dalam buku teks mata pelajaran PAI di madrasah Aliyah Negeri. Penelitian ini menggunakan metode analisis isi (content analisys), yang berusaha melihat konsistensi makna dalam sebuah teks secara objektif, sistematis, dan dapat digeneralisasikan. Langkah-langkah dalam metode Analisis Isi, menggunakan konsep Newman, yaitu:1. menentukan unit analisis (jumlah teks yang ditetapkan sebagai kode dengan menentukan variabel (variables) dan nilai (values); 2. menentukan sampling; 3. menentukan variabel dan menyusun kategori pengkodean; dan 4. menarik kesimpulan. Di samping menggunakan content analysis, juga digunakan analisis interaktif, yang terdiri dari tiga komponen yakni: reduksi data (data reduction), penyajian data (data display), dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa di dalam ajaran Islam, terdapat banyak nilai-nilai multikultural yaitu: nilai kejujuran dan tanggungjawab (al-amanah), keadilan (al-adalah), persamaan (al-musâwah), permusyawaratan dan demokrasi (al-syurâ atau al-musyawarah), nilai solidaritas dan persaudaraan (al-ukhuwwah), kasih sayang (al-tarâkhim atau al-talathuf), pemaaf (al-’afw), perdamaian (al-shulh atau al-silm), toleransi (al-tasâamuh) dan kontrol sosial (amr al-ma’rûf nahy ‘an al-munkar). Nilai-nilai tersebut pada prinsipnya dapat dikembangkan di dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Madrasah Aliyah. Kurikulum Pendidikan Agama Islam (PAI) pada Madrasah Aliyah Negeri telah memuat nilai-nilai multikultural tersebut, hanya saja masih bersifat akademik dan rigid. Untuk itu diperlukan restrukturisasi kurikulum dari berbagai aspek, baik guru, metode, media, bahan ajar maupun lingkungan belajar.

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Nilai Multikultural,Kurikulum PAI,Madrasah Aliah,pendidikan Agama Islam
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Pendidikan Agama Islam
Divisions: Program Pascasarjana > Program Doktor > Pendidikan Islam
Depositing User: Zulfitri Zulfitri
Date Deposited: 18 May 2026 03:20
Last Modified: 18 May 2026 23:50
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33125

Actions (login required)

View Item View Item