Rambe Fitri, Anisah (2026) Hukum Upah Penyembelihan Sapi Pada Tradisi Tahlilan Kematian (Studi Kasus Di Desa Gunung Tua Kabupaten Padang Lawas Utara Provinsi Sumatra Utara). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar isi)
cover-daftar isi (2).pdf - Published Version Download (631kB) |
|
|
Text (BAB 1)
Skripsi Anish BAB 1.pdf - Published Version Download (378kB) |
|
|
Text (BAB 3)
SKRIPSI BAB 3.pdf - Published Version Download (503kB) |
|
|
Text (BAB 5 - Daftar Pustaka)
SKRIPSI BAB 5-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (505kB) |
|
|
Text (Full Text Skripsi)
Skripsi Anisah Fitri Rambe 2113040158 OK.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (4MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh banyaknya pelaksanaan tahlilan kematian disertai penyembelihan sapi di Desa Gunung Tua, dalam praktiknya tradisi ini tidak mengandung nilai keagamaan dan sosial, tetapi juga menimbulkan dampak ekonomi serta tekanan sosial bagi sebagian keluarga yang berduka. Adapun rumusan masalah dalam penelitian ini adalah: (1) Bagaimana pelaksanaan tradisi penyembelihan hewan sapi dalam acara kematian di Desa Gunung Tua? (2) Bagaimana pandangan tokoh agama Islam dan masyarakat terhadap tradisi tahlilan di Desa Gunung Tua?(3) Bagaimana pandangan Ujrah terhadap upah tradisi tahlilan di Desa Gunung Tua? Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, serta dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan fikih muamalah untuk menilai kesesuaian praktik tradisi dengan prinsip-prinsip syariah Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Pelaksanaan tradisi penyembelihan hewan sapi dalam acara kematian di Desa Gunung Tua merupakan tradisi turun-temurun yang dipahami masyarakat sebagai bentuk sedekah, ungkapan empati, serta sarana mempererat solidaritas sosial. (2) Pandangan tokoh agama dan masyarakat terhadap tradisi tahlilan cenderung membolehkannya selama tidak dianggap sebagai kewajiban agama dan tidak memberatkan, namun praktik di lapangan menunjukkan adanya tekanan sosial yang menyebabkan tradisi ini dijalankan bukan sepenuhnya atas dasar keikhlasan.(3) berdasarkan tinjauan konsep Ujrah dalam fikih muamalah, upah tradisi tahlilan penyembelihan sapi pada dasarnya dibolehkan sebagai bagian dari akad ijarah, selama dilakukan atas dasar kerelaan, kejelasan upah, dan kemampuan ekonomi. Namun, apabila praktik Ujrah tersebut dilaksanakan karena paksaan adat atau menimbulkan kemudaratan, maka tidak sejalan dengan prinsip keadilan dan kemaslahatan dalam syariah Islam.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Upah, Penyembelihan Sapi, Tahlilan |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Muamalah |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 03:47 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 03:47 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33095 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
