Hayattullah, Kumaini (2026) PEMIKIRAN HUKUM ISLAM ABDUL KARIM JAMAK DAN PRAKTIKNYA DI KALANGAN PENGIKUT JAM’IYYATUL ISLAMIYAH DI KERINCI, JAMBI. Doctoral thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER SAMPAI DAFTAR ISI)
COVER Sampai daftar Isi.pdf - Published Version Download (885kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (252kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (184kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Full Text)
Kumaini Hayattullah_2220100019_Pemikiran Hukum Islam Abdul Karim Jamak dan Praktiknya di Kalangan Pengikut Jam'iyyatul Islamiyah di Kerinci, Jambi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
ABSTRAK Penulisan Disertasi ini berawal dari beberapa pandangan tokoh-tokoh agama Islam di Kerinci mengenai Abdul Karim Jamak dan Jam’iyyatul Islamiyah. Pemahaman agama yang didakwahkan Abdul Karim Jamak menimbulkan berbagai pandangan di masyarakat dan banyak yang meragukan pemahamannya. Disebabkan tidak memiliki rujukan kitab-kitab fikih yang mu’tabar serta latar belakang yang tidak berbasis ilmu agama, karena berbekal pengalaman spiritual. Jam’iyyatul Islamiyah dilarang dan dinyatakan sesat berdasarkan: Surat Majelis Ulama Indonesia Daerah Tingkat I Sumatra Barat Nomor 1.52/MUI-SB/VI/1995 tertanggal 15 Juni 1995, Surat Keputusan Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat Nomor KEP-B.92/J.3.3/11/1981 tanggal 30 November 1981. Surat Kejaksaan Tinggi Sumatra Barat Nomor: B-200/J.3/11/1985 Keputusan Kejaksaan Tinggin Sungai Penuh Nomor: KEP-02/0.5.12/Dsb.1/11/1995, Keputusan Komisi B Fatwa Majelis Ulama Indonesia periode 1996-2001, pada tanggal 18 Februari 2025 dengan Nomor: A-318/DP-MUI/II/2025, salah satu ormas dalam proses pembinaan MUI Pusat ialah Jam’iyyatul Islamiyah. Masalah yang diungkap dalam penelitian ini adalah (1) Bagaimana Pemikiran Hukum Islam (fikih) Abdul Karim Jamak dalam Aspek Ibadah (2) Bagaimana Praktik Ajaran Abdul Karim Jamak oleh Pengikut Jam’iyyatul Islamiyah Kerinci, Jambi. (3) Kenapa Ajaran Jam’iyyatul Islamiyah tetap eksis walaupun sudah dinyatakan sesat. Bentuk penelitian ini bercorak field research (penelitian lapangan). Sumber data didapatkan melalui observasi, wawancara dan studi pustaka. Data yang dikumpulkan diolah dalam bentuk deskriptif kualitatif. Temuan penelitian ialah (1) Abdul Karim Jamak tidak mengikut metode jumhur ulama dalam menetapkan hukum (2) salat terbagi dua yaitu salat da’imun dan lima waktu (3) redaksi zikir berbeda dari umat Islam pada umumnya (4) Haji dan Umrah ke Baitullah (5) zakat Mal tidak harus menunggu haul (6) Pernikahan, rasul menjadi saksi secara hakikat. Berdasarkan penelitian ini dapat memberikan pengetahuan pada masyarakat dan akademisi. Kata Kunci: Hukum Islam, Abdul Karim Jamak, Jam’iyyatul Islamiyah, Kerinci
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Hukum Islam, Abdul Karim Jamak, Jam’iyyatul Islamiyah, Kerinci |
| Subjects: | Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Ibadah |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Doktor > Hukum Islam |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 11 Aug 2026 02:54 |
| Last Modified: | 11 Aug 2026 02:54 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/33038 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
