Putra, Defry Andika (2026) Eksistensi Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah di Surau Buya Toda Kelurahan Baringin Kota Padang (1980-2024). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER)
Cover-Daftar Isi Tesis Defry 2320060006 SPI .pdf - Published Version Download (6MB) |
|
|
Text (BAB I)
Bab I Tesis Defry 2320060006 SPI.pdf - Published Version Download (298kB) |
|
|
Text (BAB III)
Bab III Tesis Defry 2320060006 SPI.pdf - Published Version Download (167kB) |
|
|
Text (BAB VI)
Bab VI -Daftar Pustaka Tesis Defry 2320060006 SPI.pdf - Published Version Download (320kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
Full Text Tesis Defry 2320060006 SPI.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (11MB) |
Abstract
Permasalahan dalam penelitian ini bagaimana Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah menghadapi dinamika perubahan sosial masyarakat modern. Penulisan ini bertujuan untuk mengetahui sejarah dan dinamika perkembangan Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah, interaksi tarekat dengan struktur sosial masyarakat dan proses strukturasi yang berlangsung dalam tarekat terhadap masyarakat di Kelurahan Baringin Kota Padang. Dalam mengkaji tesis ini, penulis menggunakan metode penelitian sejarah yang terdiri dari empat langkah yaitu, heuristik, kritik sumber, sintesis, dan penulisan, dibantu dengan adanya penggunaan teori Strukturasi dari Antony Giddens. Hasil yang didapat menjelaskan Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah sudah sejak lama dikenal oleh masyarakat yang kemudian menjadi salah satu paham keagamaan bagi masyarakat Kota Padang. Pada tahun 1980 M, tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah masuk ke Kelurahan Baringin dibawa oleh Buya Toda dan berkembang di sana sampai saat ini. Tarekat sebagai lembaga keagamaan tradisional tidak hanya berfungsi sebagai wadah pembinaan spiritual, tetapi juga memiliki peran sosial dan kultural di tengah masyarakat. Di era modernisasi, globalisasi, dan perubahan pola keberagamaan, keberlangsungan sebuah tarekat menjadi hal menarik untuk dikaji, melihat hubungan timbal balik antara agen (tokoh tarekat dan jamaah) dan struktur sosial masyarakat. Eksistensi Tarekat Naqsyabandiyah di Surau Buya Toda tetap terjaga melalui penguatan praktik spiritual seperti zikir, suluk, dan pembinaan akhlak yang konsisten, peran sentral mursyid sebagai figur otoritatif sekaligus mediator sosial, dan kemampuan tarekat beradaptasi dengan perubahan sosial tanpa meninggalkan prinsip ajaran pokoknya. Tarekat juga membangun relasi harmonis dengan masyarakat sekitar melalui kegiatan sosial-keagamaan, sehingga keberadaannya tidak terisolasi, tetapi justru menjadi bagian dari struktur sosial lokal. Dengan demikian, eksistensi Tarekat Naqsyabandiyah di Surau Buya Toda tidak hanya bertumpu pada tradisi spiritual, tetapi juga pada kemampuan negosiasi sosial dan kultural di tengah perubahan zaman.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Eksistensi, Strukturasi, Tarekat Naqsyabandiyah Khalidiyah, Interaksi Sosial, Surau Buya Toda |
| Subjects: | Agama Islam |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Magister > Sejarah dan Kebudayaan Islam |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 07:15 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 07:15 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32880 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
