Aminah, Aminah (2026) RESOLUSI KONFLIK KELUARGA PERSPEKTIF IBN ‘ASYUR DALAM TAFSIR AL-TAḤRĪR WA AL-TANWĪR QS At-TAGHABUN 14-15. Masters thesis, UIN Iman Bonjol Padang.
|
Text (Cover- Daftar Isi)
Tesis Aminah Cover Dll.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
Tesis Aminah BAB I.pdf - Published Version Download (485kB) |
|
|
Text (BAB III)
Tesis Aminah BAB III.pdf - Published Version Download (372kB) |
|
|
Text (BAB V Dan Daftar Pustaka)
Tesis Aminah BAB V dan Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (374kB) |
|
|
Text (Full Text)
Tesis Aminah Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kajian ini berfokus pada analisis penafsiran Ibn ‘Āsyūr terhadap QS. At-Taghābun ayat 14-15 dalam Tafsir al-Taḥrīr wa al-Tanwīr, khususnya terkait konsep konflik dan resolusi konflik keluarga. Ayat tersebut memuat pengakuan realistis bahwa relasi keluarga berpotensi menjadi ‘aduww (musuh) dalam dimensi moral dan spiritual. Ibn ‘Āsyūr menafsirkan istilah ‘aduww bukan sebagai legitimasi permusuhan fisik, melainkan sebagai peringatan terhadap potensi gangguan spiritual yang muncul dari keterikatan emosional dan kepentingan duniawi. Sebagai solusi etis, ia menekankan sikap al-‘afwu (memaafkan), al-ṣafḥ (berlapang dada), dan al-ghufrān (mengampuni) sebagai fondasi resolusi konflik keluarga yang berkelanjutan. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif berbasis studi kepustakaan (library research) dengan metode analisis deskriptif konten. Data primer bersumber dari Tafsir al-Taḥrīr wa al-Tanwīr, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur tafsir, buku akademik, dan jurnal ilmiah yang relevan dengan tema konflik keluarga dan pendekatan maqāṣid al-syarī‘ah. Analisis dilakukan melalui identifikasi unit makna, kategorisasi tematik, interpretasi kontekstual, serta penarikan pola umum penafsiran Ibn ‘Āsyūr. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Ibn ‘Āsyūr memandang konflik keluarga sebagai realitas moral yang bersifat potensial dan situasional, bukan sebagai bentuk permusuhan permanen. Resolusi konflik menurutnya bersifat proaktif dan preventif, dengan menekankan pengendalian diri, kewaspadaan spiritual, serta pemaafan sebagai strategi etis dalam menjaga keharmonisan keluarga. Pendekatan maqāṣidiyyah yang digunakannya menjadikan penafsiran ini relevan dengan konteks sosial kontemporer, terutama dalam merespons meningkatnya problematika keluarga modern. Secara teoretis, penelitian ini berkontribusi dalam memperkaya kajian tafsir tematik berbasis maqāṣid al-syarī‘ah serta memperkuat kajian etika keluarga dalam studi tafsir modern. Kata Kunci: Resolusi, Ibn ‘Asyur, Tahrir wa Tanwir
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Resolusi, Ibn ‘Asyur, Tahrir wa Tanwir |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 05 Mar 2026 00:28 |
| Last Modified: | 05 Mar 2026 00:28 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32713 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
