Tabarruj dalam Kitab Hidāyatul Al-Qur’an fi Tafsīr Al-Qur’an bī Al-Qur’an dan Al-Lū’lū wa Al-Marjān fī Tafsīr Al-Qur’an

Zahara, Valentina (2026) Tabarruj dalam Kitab Hidāyatul Al-Qur’an fi Tafsīr Al-Qur’an bī Al-Qur’an dan Al-Lū’lū wa Al-Marjān fī Tafsīr Al-Qur’an. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (852kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (398kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (303kB)
[img] Text (BAB V-Daftar Isi)
BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (365kB)
[img] Text (Full)
Tesis .pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Latar belakang penelitian ini yaitu dalam ajaran Islam, terdapat anjuran berpakaian secara sederhana dan sesuai ketentuan syariat. Penampilan yang berlebihan atau dikenal istilah tabarruj, dilarang sebagaimana diatur Al-Qur’an Surat al-Ahzab ayat 33. Studi ini berupaya menganalisis tabarruj dalam kitab yang baru diterbitkan tahun 2023 dari kawasan indonesia pada Kitab Hidāyatul Al-Qur’an fi Tafsīr Al-Qur’an bī AlQur’an penafsiran mufassir K. H Afifudin Dimyathi dan dari pandangan mufassirah kawasan Mesir dalam kitab Al-Lū’lū wa Al-Marjān fī Tafsīr Al-Qur’an penafsiran Kariman Hamzah. Kedua kitab ini menarik untuk dibahas karena tabarruj bermakna lebih dari pembahasan pada kitab-kitab sebelumnya dan juga relevan pada zaman sekarang ini, diantaranya membahas batas aurat lengan pakaian dan jenis pakaian seperti Khimar dalam menutup aurat agar terhindar dari tabarruj. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research). Dengan menggunakan metode analisis deskriptif. Penelitian ini juga menggunakan metode analisis isi dan menggunakan pendekatan metode tafsir muqaran. Kemudian membahas dan menganalisis Tabarruj dalam Kitab Hidāyatul Al-Qur’an fi Tafsīr Al-Qur’an bī AlQur’an dan Al-Lū’lū wa Al-Marjān fī Tafsīr Al-Qur’an, data primernya dari kitab Hidāyatul Al-Qur’an fi Tafsīr Al-Qur’an bī Al-Qur’an dan Al-Lū’lū wa Al-Marjān fī Tafsīr Al-Qur’an sebagai sumber utama. Sedangkan sumber sekundernya adalah bukubuku ilmu al-Qur’an, Jurnal, Majalah, dan artikel lain atau sumber bacaan yang terkait. Hasil penelitian dalam tesis ini menunjukkan bahwa tabarruj dari kitab Hidāyatul Al-Qur’an fi Tafsīr Al-Qur’an bī Al-Qur’an menyebutkan tabarruj itu menampakkan perhiasan selain wajah, telapak tangan dan yang tampak tanpa bermaksud untuk memperlihatkannya. Disisi lain, dalam Kitab Al-Lū’lū wa Al-Marjān fī Tafsīr Al-Qur’an disebutkan tabarruj yaitu menampakkan lengan, kaki, anggota badan, kepala, telinga dan jilbab tidak menutupi kepala, celah pakaian yang bisa memperlihatkan dada dan punggung, serta juga menghentakkan kaki saat berjalan, pada lengan segenggam diluar telapak tangan mengutip pendapat Qatadha yang belandas dari Hadist Aisyah r.a boleh. Penafsirannya terdapat persamaan dan perbedaan penafsiran dalam kedua kitab tersebut yang disebabkan oleh latar kehidupan dan sketsa intelektual dalam memahami berbagai pendekatan tafsir yang dilakukan ulama dari daerah yang berbeda sehingga dari kedua kitab tersebut mempengaruhi penafsiran tabarruj dalam kitabnya. Penafsiran tabarruj ini berimplikasi positif bagi persoalan gender Muslimah modern bukan sebagai batasan yang membatasi kebebasan perempuan, tetapi sebagai pedoman moral yang menjaga kehormatan, memperkuat otonomi diri, serta memastikan bahwa relasi gender berjalan seimbang, saling menghormati, dan berlandaskan tanggung jawab bersama

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Tabarruj, Al-Qur'an, Tafsir, Hidāyatul Al-Qur’an, Al-Lū’lū wa Al-Marjān
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Program Pascasarjana
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 05 Mar 2026 00:40
Last Modified: 05 Mar 2026 00:40
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32692

Actions (login required)

View Item View Item