Penggunaan Alkitab dalam Penafsiran: Studi Intertekstualitas Gerard Genette terhadap Tafsir Quran Karya Zainuddin Hamidy dan Fachruddin Hs

Islamia, Zefli (2026) Penggunaan Alkitab dalam Penafsiran: Studi Intertekstualitas Gerard Genette terhadap Tafsir Quran Karya Zainuddin Hamidy dan Fachruddin Hs. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
COVER-1.pdf - Published Version

Download (828kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (391kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (428kB)
[img] Text (BAB V dan Daftar Pustaka)
BAB V-Daftra Pustaka.pdf - Published Version

Download (424kB)
[img] Text (Full Text)
full text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Kajian mengenai tafsir al-Quran di Indonesia menunjukkan dinamika metodologis yang menarik, khususnya dalam penggunaan sumber-sumber non- Islam seperti Alkitab. Salah satu tafsir Nusantara yang secara eksplisit mengutip Alkitab adalah Tafsir al-Quran karya Zainuddin Hamidy dan Fachruddin HS. Praktik ini menimbulkan persoalan akademik terkait bentuk relasi antar-teks, posisi Alkitab dalam penafsiran, serta validitas metodologisnya dalam perspektif ilmu tafsir klasik. Oleh karena itu, penelitian ini penting untuk mengkaji secara sistematis bagaimana relasi tersebut bekerja dan sejauh mana ia dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah dan normatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi bentuk-bentuk transtekstualitas dalam tafsir Zainuddin Hamidy dan Fachruddin HS berdasarkan teori Gerard Genette. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research), menggunakan analisis deskriptif-analitis terhadap teks tafsir sebagai sumber primer, serta literatur tafsir klasik dan teori sastra sebagai sumber sekunder. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tafsir ini memuat tiga bentuk utama transtekstualitas, yaitu intertekstualitas, hipertekstualitas, dan metatekstualitas. Intertekstualitas ditemukan pada ayat-ayat kisah, kabar kenabian Muhammad, dan ibadah, dengan fungsi konfirmatif dan historis. Hipertekstualitas tampak dalam transformasi makna terhadap teks Alkitab, sedangkan metatekstualitas muncul dalam bentuk kritik dan koreksi terhadap narasi teologis Biblikal. Alkitab diposisikan sebagai penguat, bahan transformasi, maupun objek kritik, namun kedudukannya tetap berada di bawah al-Quran. Penelitian ini menyimpulkan bahwa praktik pengutipan Alkitab dalam tafsir Zainuddin Hamidy dan Fachruddin Hs valid menurut al-Suyuti, karena tidak berkaitan dengan akidah dan sesuai dengan ajaran Islam, sehingga sikap yang tepat terhadapnya adalah tawaqquf. Penelitian ini berimplikasi pada cara pandang yang lebih kritis terhadap penggunaan Alkitab dalam tafsir, tanpa menggeser otoritas al-Quran. Temuan ini juga mengoreksi pemahaman tentang isra‟iliyyat serta menegaskan kontribusi ulama tanah air dalam perkembangan tradisi tafsir di Nusantara.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Intertekstualitas; Zainuddin Hamidy; Fachruddin Hs; Alkitab
Subjects: Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 04 Mar 2026 05:57
Last Modified: 04 Mar 2026 05:57
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32676

Actions (login required)

View Item View Item