Tradisi Larangan Menikah Beda Suku di Nagari Batuhampar Kecamatan Akabiluru Kabupaten Lima Puluh Kota Dalam Perspektif Al-'urf

Silmi, Ardiani (2026) Tradisi Larangan Menikah Beda Suku di Nagari Batuhampar Kecamatan Akabiluru Kabupaten Lima Puluh Kota Dalam Perspektif Al-'urf. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover- Daftar Isi)
COVER & DAFTAR ISI ARDIANI SILMI.pdf

Download (2MB)
[img] Text (BAB 1)
BAB I ARDIANI SILMI.pdf

Download (354kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III ARDIANI SILMI.pdf

Download (307kB)
[img] Text (BAB V-Daftar Pustaka)
BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (221kB)
[img] Text (File Full Text)
SKRIPSI ARDIANI SILMI_2213010096(1-5).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

tujuan dari penelitian ini adalah pertama, untuk mengetahui latar belakang dan praktik larangan menikah beda suku di Nagari Batuhampar. Kedua pemahaman larangan menikah beda suku sebagai bagian dari tradisi (Al‘urf). Ketiga untuk mengetahui larangan menikah beda suku dalam kajian(Al-‘urf). Penelitian ini menggunakan metode penelitian sosiolegal yaitu pendekatan penelitian yang menggabungkan analisis hukum dengan perspektif sosial yang berorientasi pada data primer. Teknik analisis data yang digunakan bersifat kualitatif. Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: pertama, Larangan menikah beda suku di Nagari Batuhampar adalah adanya larangan menikah antar lima suku yang berbeda diantaranya adalah Suku Sipisang, Suku Guci, Suku Dalimo, Suku Sikumbang Dan Suku Payobadar. yang merupakan kesepakatan nenek moyang dahulunya. Kedua pemahaman larangan menikah beda suku menurut pemahaman adat di Nagari Batuhampar merupakan tradisi yang sudah dilakukan secara turun-temurun sebuah kebiasaan yang sudah dilakukan oleh nenek moyang yang harus dipatuhi masyarakat Nagari Batuhampar. Ketiga tradisi larangan menikah beda suku termasuk dalam kategori ‘urf sahih, yaitu ‘urf yang benar dan dibenarkan penggunaannya. Hal ini didukung oleh nilai-nilai yang terkandung dalam tradisi tersebut, yang sejalan dengan prinsip dan ajaran syariat Islam, antara lain mempererat silaturahmi, memperkuat ukhuwah Islamiyyah, serta menambah keakraban dan keharmonisan dalam kehidupan masyarakat setempat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Larangan menikah beda suku, Hukum Islam, Al-‘urf
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 04 Mar 2026 07:43
Last Modified: 04 Mar 2026 07:43
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32643

Actions (login required)

View Item View Item