Fatwa-Fatwa Kontemporer Syekh Utsaimin Dalam Masalah Hukum Keluarga

Yuliano, Firsta (2026) Fatwa-Fatwa Kontemporer Syekh Utsaimin Dalam Masalah Hukum Keluarga. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
File Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
File BAB I.pdf - Published Version

Download (368kB)
[img] Text (BAB III)
File BAB III.pdf - Published Version

Download (216kB)
[img] Text (BAB V-Daftar Pustaka)
File BAB V-Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (361kB)
[img] Text (Full Text)
File Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Tesis ini mengkaji fatwa-fatwa kontemporer Syekh Utsaimin dalam masalah hukum keluarga, khususnya persoalan yang menunjukkan perbedaan pendapat dengan mayoritas ulama mazhab, seperti nikah dengan niat talak, menikahkan anak kecil, berlakunya talak bid’i, iddah khulu’, fasakh nikah karena suami mandul, poligami dan pil KB. Dalam sejumlah masalah tersebut, Syekh Utsaimin tidak hanya berbeda dengan jumhur ulama mazhab, tetapi juga menyelisihi mazhab Hanbali dan pendapat Ibnu Taimiyah, dengan kecenderungan pandangan yang lebih moderat dan memberikan kemudahan, bahkan keadilan. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan fatwa-fatwa Syekh Utsaimin yang berbeda dengan mayoritas ulama, menguraikan metode ijtihad, serta menganalisis faktor penyebab perbedaan pendapat tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif dengan bahan hukum primer berupa karya-karya Syekh Utsaimin seperti Al-Liqa’at Al-Syahriyyah, Fatawa Nur ‘Ala Al-Darb Li Al-Utsaimin, Fathu Dzi Al-Jalal Wa Al-Ikram Bisyarh Al-Bulugh Al-Maram dan Al-Syarh Al-Mumti’ ‘Ala Zad Al-Mustaqni’. Sedangkan bahan sekundernya adalah kitab-kitab fikih, ushul fikih dari empat mazhab, serta buku-buku, artikel dan jurlnal yang berhubungan dengan penelitian ini dengan analisis data menggunakan content analysis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) dalam beberapa persoalan hukum keluarga tersebut, Syekh Utsaimin memiliki pandangan berbeda dengan mayoritas ulama mazhab, bahkan dengan Ibnu Taimiyah, namun tetap berlandaskan dalil dan prinsip syariat serta condong pada moderat, kontekstual dan memudahkan; (2) perbedaan pandangan tersebut dibangun di atas landasan Al-Qur`an dan Sunnah dengan pendekatan ushul fikih yang mapan, seperti dilalah lafzhiyyah, qiyas, sadd al-dzari’ah, mashlahah dan maqashid al-syari’ah yang secara metodologis sejalan dengan pendekatan bayani, qiyasi, dan istishlahi/maqashidi; (3) perbedaan pendapat antara Syekh Utsaimin dan mayoritas ulama lebih disebabkan oleh perbedaan proses istidlal dan pemaknaan dalil, meskipun dalil dan metode ijtihad yang digunakan pada dasarnya sama. Penelitian ini menegaskan bahwa pemikiran Syekh Utsaimin tidak dapat dipahami sebatas sebagai kelanjutan mazhab Hanbali atau Ibnu Taimiyah, melainkan senagai hasil ijtihad independen yang berkembang dalam kerangka metodologis yang mu’tabar, serta menunjukkan dinamika perbedaan pendapat konsekuensi logis dari dinamika ijtihad, karena kesamaan dalil dan metode tidak selalu melahirkan kesimpulan hukum yang sama, selama perbedaan tersebut berada dalam koridor ijtihad yang sah dan dapat dipertanggungjawabkan secara ilmiah.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Fatwa, Syekh Utsaimin, Hukum Keluarga
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Hukum Keluarga
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 05 Mar 2026 01:15
Last Modified: 05 Mar 2026 01:15
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32642

Actions (login required)

View Item View Item