Maqashid Alek Lapan Uang dalam Membangun Ketahanan Keluarga pada Masyarakat Guguak Malalo

Ulfa, Rusda (2026) Maqashid Alek Lapan Uang dalam Membangun Ketahanan Keluarga pada Masyarakat Guguak Malalo. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover-Daftar Isi)
Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (218kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (95kB)
[img] Text (BAB VIII-Daftar Pustaka)
BAB VIII-Daftar Pustaka.pdf - Published Version

Download (346kB)
[img] Text (Full Text Tesis)
Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (7MB)

Abstract

Studi ini mengkaji praktik tradisi alek lapan uang dalam upacara pernikahan masyarakat Nagari Guguak Malalo. Fokus penelitian ini meliputi: pertama, praktik pelaksanaan tradisi alek lapan uang; kedua, nilai dan fungsi yang terkandung di dalamnya; ketiga, logika hukum terhadap keharusan tradisi tersebut. Data dalam studi ini diperoleh melalui: pertama, wawancara mendalam dengan teknik snowball sampling terhadap empat orang informan yang terdiri dari Ketua Kerapatan Adat Nagari (KAN) Guguak Malalo dan para pemangku adat (ninik mamak). Kedua, data sekunder didukung oleh studi dokumen melalui arsip resmi KAN serta literatur akademik yang relevan. Tahap analisis data mencakup beberapa langkah utama yaitu pengorganisasian data, klasifikasi tematik, hingga penarikan kesimpulan. Temuan studi menunjukkan: pertama, praktik alek lapan uang dijalankan melalui tiga tahapan yaitu maantak tuga sebagai persiapan, tahapan saat alek lapan uang sebagai mekanisme legitimasi pernikahan adat, dan alek bapak-bapak sebagai sarana pemberian nasihat pernikahan. Prosesi ini menggunakan media simbolik seperti sirih, carano, uang adat setara 0,4 gram emas, serta perlengkapan khusus berupa langik-langik, banta tagak, kasua bapapan, dan alas duduk. Kedua, tradisi ini memiliki nilai filosofis penghormatan otoritas adat dan berfungsi sebagai syarat mutlak peresmian status pernikahan serta jaminan perlindungan keluarga. Ketiga, logika hukum keharusan tradisi ini dibangun atas dasar mandat mediasi bagi ninik mamak (kusuik panyalasaian), upaya menghindari stigma sosial, serta jaminan pengakuan anak oleh keluarga ayah (bako). Studi ini menyimpulkan bahwa alek lapan uang adalah instrumen hukum melegitimasi keabsahan pernikahan adat yang terbukti mampu menjamin keadilan sistemik, jaminan martabat manusia yang selaras dengan reorientasi ḥifẓ al-nafs, serta jaminan institusi keluarga melalui reorientasi ḥifẓ al-nasl guna mewujudkan ketahanan keluarga dan kemaslahatan masyarakat yang kohesif.

Item Type: Thesis (Masters)
Uncontrolled Keywords: Alek Lapan Uang;Pernikahan adat; Maqāṣid al-Sharī‘ah.
Subjects: Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Hukum Keluarga, Hukum Perkawinan, Hukum Pernikahan Menurut Islam
H Social Sciences > HQ The family. Marriage. Woman
H Social Sciences > HT Communities. Classes. Races
H Social Sciences > HV Social pathology. Social and public welfare
Agama Islam > Sosial dan Budaya Islam > Adat Istiadat dalam
Divisions: Program Pascasarjana > Program Magister > Hukum Keluarga
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 04 Mar 2026 06:14
Last Modified: 13 May 2026 04:01
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32633

Actions (login required)

View Item View Item