Shiddiq, Ahmad (2026) Tinjauan Maqashid Al-Syariah Terhadap Alasan Cerai Talak Karena Istri Berkata Kasar (Studi Putusan Pengadilan Agama Padang Kelas IA). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover - Daftar isi)
AHMAD SHIDDIQ_2113010039_Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (441kB) |
|
|
Text (BAB I)
AHMAD SHIDDIQ_2113010039_BAB I.pdf - Published Version Download (357kB) |
|
|
Text (BAB III)
AHMAD SHIDDIQ_2113010039_BAB III.pdf - Published Version Download (197kB) |
|
|
Text (Bab V - Daftar Pustaka)
AHMAD SHIDDIQ_2113010039_BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (286kB) |
|
|
Text (Full Text)
AHMAD SHIDDIQ_2113010039_Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini dilatar belakangi oleh terjadinya kasus perceraian di Pengadilan Agama Padang yang disebabkan oleh istri berkata kasar. Tujuan penelitiannya adalah untuk mendeskripsikan pertimbangan hakim Pengadilan Agama Padang dalam memutuskan perceraian karena alasan istri berkata kasar dan untuk menganalisis tinjauan maqashid al-syari’ah terhadap alasan perceraian karena istri berkata kasar. Data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data sekunder, bahan hukum,yaitu bahan hukum berupa 5 putusan hakim. Kesimpulannya adalah, pertama,pertimbangan hukum Hakim Pengadilan Agama Padang dalam perkara cerai talak karena istri berkata kasar menunjukkan penerapan prosedur hukum yang konsisten, mulai dari penilaian kewenangan hingga pemeriksaan keabsahan alat bukti berupa akta nikah dan keterangan saksi. Perilaku tersebut tidak dipandang sebagai sebab tunggal, melainkan bagian dari konflik rumah tangga kronis yang ditandai pertengkaran berkelanjutan, pisah tempat tinggal, kegagalan mediasi, serta terpenuhinya unsur perceraian menurut hukum Indonesia. Kedua, tinjauan maqashid al-syariah atas putusan Pengadilan Agama Padang memandang cerai talak akibat istri berkata kasar sebagai upaya terakhir demi menjaga kemaslahatan. Perilaku tersebut dinilai menimbulkan berbagai mudarat yang berdampak pada perlindungan agama,jiwa, akal, keturunan, dan harta. Pertimbangan hakim sejalan dengan kaidah dar’u al-mafasid muqaddam ‘ala jalb al-masalih, sehingga talak dibenarkan untuk mencegah kerusakan yang lebih besar.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Cerai talak, dan maqashid al-syari’ah, pertimbangan hukum, nusyuz. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam Tajuk Subjek > Agama Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 05:18 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 05:18 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32372 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
