Fitriani, Bella Nur (2026) Perubahan Tradisi Ruwatan pada Masyarakat Jawa Transmigran di Desa Batahan II Mandailing Natal. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER)
Bella Nur Fitriani 2215030009 Halaman Depan.pdf - Published Version Download (513kB) |
|
|
Text (BAB I)
Bella Nur Fitriani 2215030009 BAB I.pdf - Published Version Download (438kB) |
|
|
Text (BAB III)
Bella Nur Fitriani 2215030009 BAB III.pdf - Published Version Download (327kB) |
|
|
Text (BAB V)
Bella Nur Fitriani 2215030009 BAB V - DAPUS.pdf - Published Version Download (436kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
Bella Nur Fitriani 2215030009 Fulltext.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prosesi pelaksanaan tradisi ruwatan pada masyarakat Jawa transmigran di Desa Batahan II Mandailing Natal serta menganalisis faktor-faktor yang menyebabkan terjadinya perubahan dalam pelaksanaan tradisi ruwatan tersebut. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode penelitian lapangan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Sumber data dalam penelitian ini meliputi tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat Jawa transmigran di Desa Batahan II. Analisis data dilakukan dengan menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi tahap pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prosesi tradisi ruwatan di Desa Batahan II telah mengalami perubahan dibandingkan dengan pelaksanaan ruwatan di daerah asal masyarakat Jawa, khususnya Jawa Tengah dan Yogyakarta. Perubahan tersebut tampak pada penyederhanaan tahapan ritual, penggunaan perlengkapan yang lebih sederhana, serta pergeseran makna dari ritual yang bersifat sakral-magis menjadi lebih sosial dan religius. Faktor-faktor yang menyebabkan perubahan tradisi ruwatan meliputi pengaruh lingkungan sosial dan budaya Mandailing, keterbatasan sumber daya, perkembangan pemahaman keagamaan, serta kebutuhan masyarakat untuk menyesuaikan tradisi dengan kondisi kehidupan transmigrasi. Meskipun mengalami perubahan, tradisi ruwatan tetap dipertahankan sebagai sarana menjaga identitas budaya, mempererat hubungan sosial, dan mengekspresikan nilai-nilai spiritual dalam kehidupan masyarakat Jawa transmigran.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Ruwatan, Perubahan Tradisi, Masyarakat Jawa Transmigran. |
| Subjects: | Agama Islam > Sosial dan Budaya Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Studi Agama-Agama |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 03 Mar 2026 02:47 |
| Last Modified: | 03 Mar 2026 02:47 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32263 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
