Al Khutami, Mahda Ziulaq (2026) Pelestarian Lingkungan Berbasis Mangilang Tabu di Nagari Lasi Dalam Tinjauan Ekoteologi. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover-daftar isi)
COVER-DAFTAR ISI MAHDA ZIULAQ AL KHUTAMI.pdf - Published Version Download (682kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I MAHDA ZIULAQ AL KHUTAMI.pdf - Published Version Download (718kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III MAHDA ZIULAQ AL KHUTAMI.pdf - Published Version Download (271kB) |
|
|
Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB V-DAFTAR PUSTAKA MAHDA ZIULAQ AL KHUTAMI.pdf - Published Version Download (564kB) |
|
|
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
SKRIPSI MAHDA ZIULAQ Al KHUTAMI .pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Dalam masyarakat tradisional, pelestarian lingkungan sering kali terwujud melalui praktik kearifan lokal yang diwariskan secara turun-temurun. Salah satu bentuk kearifan lokal tersebut adalah praktik mangilang tabu di Nagari Lasi Kecamatan Canduang Kabupaten Agam, yaitu proses tradisional pemerasan tebu menggunakan alat kilang yang digerakkan oleh tenaga kerbau untuk menghasilkan gula merah. Praktik ini tidak hanya berfungsi sebagai aktivitas ekonomi, tetapi juga mengandung nilai-nilai ekologis dan keagamaan yang merefleksikan hubungan harmonis antara manusia, alam, dan Tuhan. Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui: pertama, bagaimana pelaksanaan praktik mangilang tabu di Nagari Lasi sebagai suatu tradisi pelestarian lingkungan dalam tinjauan ekoteologi. Kedua, nilai-nilai ekoteologis apa saja yang terkandung dalam praktik mangilang tabu di Nagari Lasi Kecamatan Canduang Kabupaten Agam. Ketiga, bagaimana respon masyarakat Nagari Lasi terhadap pelestarian lingkungan berbasis mangilang tabu. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif dan rancangan deskriptif-analitis. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan pelaku praktik mangilang tabu, tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat Nagari Lasi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik mangilang tabu secara tradisional adalah proses pemerasan tebu untuk diambil airnya yang kemudian diolah menjadi gula merah. Alat pemeras tebu yang digunakan disebut kilang, yang biasanya digerakkan oleh tenaga kerbau secara tradisonal. Terdapat nilai ekoteologi dalam praktik mangilang tabu, yaitu: nilai amanah, tanggung jawab manusia sebagai khalifah, keseimbangan alam, kesederhanaan, serta penghormatan terhadap makhluk hidup. Nilai-nilai ekoteologis tersebut hidup dalam kesadaran masyarakat dan diperkuat oleh adat serta ajaran agama. Respon masyarakat terhadap pelestarian lingkungan berbasis mangilang tabu bersifat beragam; sebagian masyarakat memilih beralih ke mesin karena alasan efisiensi ekonomi, sementara sebagian lainnya masih mempertahankan praktik tradisional sebagai bentuk komitmen terhadap pelestarian lingkungan dan nilai adat. Dengan demikian, mangilang tabu memiliki potensi besar sebagai basis pelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal dan ekoteologi, meskipun menghadapi tantangan modernisasi dan perubahan sosial. Kata kunci: Mangilang Tabu, Nilai Ekoteologi, Respon, Nagari Lasi
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Mangilang Tabu, Nilai Ekoteologi, Respon, Nagari Lasi |
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 07:37 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 07:37 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/32122 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
