Khatib, Ariz Abdullah (2026) Adat Pai Surang Pulang Baduo Dalam Perkawinan Masyarakat Di Nagari Koto Baru Kecamatan Baso Kabupaten Agam Perspektif Hukum Islam. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover)
Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (743kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (696kB) |
|
|
Text (BAB V)
BAB V-DAPUS.pdf - Published Version Download (687kB) |
|
|
Text (Full Text)
Skripsi Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (5MB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh banyaknya laki-laki atau perempuan yang pergi merantau ke luar daerah dan melakukan pernikahan di perantauan dimana tempat meraka merantau tersebut. Di karenakan pergi dari kampung atau merantau dalam keadaan sendiri dan pada saat kembali ke kampung halamanan membawa orang lain atau berdua dengan pasangannya. Sehingga saat pria atau wanita tersebut ingin menetap kembali di kampung bersama sang suami atau istri maka mereka harus dan mengerumahkan orang kampung dan membayar denda yang telah ditentukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana latar belakang adat pai surang pulang baduo, tahapan pelaksanaan adat pai surang pulang baduo dan bagaimana pandangan hukum islam terhadap adat pai surang pulang baduo. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan empiris. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam dengan ninik mamak, ketua KAN dan juga kepada pasangan yang melaksanakan adat pai surang pulang baduo. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, Adat pai surang pulang baduo ini dilatarbelakangi karena berkaitan dengan nilai-nilai adat berupa moral dan etika yang memiliki maksud bahwa sebagai prosedur adat dalam menjaga nilai moral dan etika di Nagari Koto Baru terutama dalam nilai keterbukaan dan penghormatan kepada ninik mamak dan adat ini juga berguna untuk memberikan kepastian/kejelasan status terhadap orang yang melakukan perkawinan di luar Nagari Koto Baru. Kedua, tahapan pelaksaan adat ini dimulai dengan memberitahu ninik mamak, membawa masyarakat dan ninik mamak ke rumah dan membayarkan denda. Ketiga, penelitian ini menunjukkan bahwa adat pai surang pulang baduo tidaklah bertentangan dengan Hukum Islam karena termasuk ke dalam urf shahih karena adat ini bertujuan untuk menjaga hubungan ninik mamak, juga kemanakan dan memberitahu masyarakat mengenai pernikahannya.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Adat, Perkawinan, Hukum islam. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 02 Mar 2026 03:17 |
| Last Modified: | 02 Mar 2026 03:17 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31974 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
