Resepsi Pembacaan ayat-ayat al-Qur’an oleh Komunitas Nelayan dalam Tradisi Ratik Tulak Bala (Studi Living Qur’an di Nagari Ranah Pasisie Kec. Sasak Ranah Pasisie Kab. Pasaman Barat)

Maharani, Latifa (2026) Resepsi Pembacaan ayat-ayat al-Qur’an oleh Komunitas Nelayan dalam Tradisi Ratik Tulak Bala (Studi Living Qur’an di Nagari Ranah Pasisie Kec. Sasak Ranah Pasisie Kab. Pasaman Barat). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover)
Cover dan Daftar Isi Latifa Maharani 2215050133.pdf - Published Version

Download (678kB)
[img] Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version

Download (344kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (353kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V.pdf - Published Version

Download (311kB)
[img] Text (fulltext)
Latifa Maharani NIM 2215050133 Skripsi Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (1MB)

Abstract

Penelitian ini mengkaji praktik Living Qur’an dalam tradisi Ratik Tulak Bala yang dilakukan oleh komunitas nelayan di Nagari Ranah Pasisie, Kecamatan Sasak Ranah Pasisie, Kabupaten Pasaman Barat. Tradisi ini merupakan bentuk ritual keagamaan dan budaya yang dilaksanakan sebagai upaya memohon perlindungan,keselamatan, serta keberkahan rezeki dari Allah Swt., khususnya bagi para nelayan yang menggantungkan hidupnya pada laut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan jenis penelitian lapangan (field research) dan pendekatan fenomenologi. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, sedangkan analisis data dilakukan dengan menggunakan model analisis Miles dan Huberman yang mencakup tiga hal yaitu: reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi Ratik Tulak Bala memiliki sejarah panjang yang tidak terlepas dari masukanya lslam di wilayah Minangkabau, tradisi ini diwariskan secara turun-temurun melalui tiga transmisi Pertama diajarkan oleh ulama dan tuanku guru kepada masyarakat. Kedua, melalui pewarisan orang tua terdahulu. Ketiga, melalui struktur adat nagari. Dimualai dari persiapan, berkumpul di masjid, makan bersama, berzikir, pembacaan ayat-ayat al-Qur’an tertentu diantaranya: Surah Al-Fatihah, Al-Baqarah ayat 255 dan 284–286, Al-Ikhlas, Al-Falaq, dan An-Nas dan doa penutup. Pembacaan ayat-ayat al-Qur’an dan zikir dalam tradisi ini dimaknai oleh masyarakat sebagai sarana permohonan perlindungan dari marabahaya, penolak bala, serta ungkapan rasa syukur atas nikmat keselamatan dan rezeki yang diberikan Allah Swt. Praktik ini mencerminkan bentuk resepsi fungsional terhadap al-Qur’an, di mana ayat-ayat suci dipahami dan diamalkan berdasarkan fungsi praktisnya dalam kehidupan sosial dan spiritual masyarakat nelayan. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa al-Qur’an tidak hanya diposisikan sebagai teks normatif, tetapi juga sebagai pedoman hidup yang hadir dan berfungsi secara nyata dalam tradisi lokal masyarakat.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Living Qur’an, Tradisi Ratik Tulak Bala, Nelayan.
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 16 Mar 2026 06:51
Last Modified: 16 Mar 2026 06:51
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31903

Actions (login required)

View Item View Item