Siti Nur, Rahmalia (2026) Hubungan Kejenuhan Belajar (Academic Burnout) dengan Perilaku Maladaptif pada Santriwati di Pondok Pesantren Putri X. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover dan Daftar Isi)
cover fix.pdf - Published Version Download (591kB) |
|
|
Text (BAB 1)
bab 1.pdf - Published Version Download (400kB) |
|
|
Text (BAB 3)
bab 3.pdf - Published Version Download (342kB) |
|
|
Text (BAB 5)
bab 5.pdf - Published Version Download (286kB) |
|
|
Text (Full Text)
full text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Fenomena perilaku maladaptif menjadi salah satu permasalahan yang cukup menonjol dalam lingkungan pesantren, khususnya pada santriwati yang berada pada fase perkembangan remaja. Perilaku maladaptif muncul sebagai respons yang kurang tepat terhadap tekanan dan tuntutan akademik yang berlangsung secara terus-menerus. Salah satu faktor yang diduga berkaitan dengan munculnya perilaku tersebut adalah kejenuhan belajar (academic burnout). Ketika kejenuhan belajar meningkat, santriwati cenderung mengalami kelelahan emosional, penurunan motivasi, serta berkurangnya keterlibatan dalam aktivitas belajar, yang kemudian dapat berdampak pada munculnya perilaku yang kurang adaptif di lingkungan pesantren. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kejenuhan belajar (academic burnout) dengan perilaku maladaptif pada santriwati di Pondok Pesantren Putri X. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian berjumlah 109 santriwati yang seluruhnya dijadikan sampel melalui teknik total sampling. Instrumen penelitian berupa skala kejenuhan belajar dan skala perilaku maladaptif yang telah disesuaikan dan diuji validitas serta reliabilitasnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat kejenuhan belajar berada pada kategori sedang (62,4%). Sementara itu, perilaku maladaptif berada pada kategori sedang hingga tinggi (53,2% sedang; 46,8% tinggi). Uji korelasi Pearson menghasilkan koefisien korelasi (r) sebesar 0,744 dengan nilai signifikansi 0,000 (p < 0,05), yang menunjukkan adanya hubungan positif dan signifikan antara kedua variabel. Artinya, semakin tinggi kejenuhan belajar, semakin tinggi pula kecenderungan perilaku maladaptif. Nilai koefisien determinasi (R²) sebesar 0,553 menunjukkan bahwa kejenuhan belajar memberikan kontribusi sebesar 55,3% terhadap variasi perilaku maladaptif, sedangkan 44,7% dipengaruhi faktor lain di luar penelitian. Dengan demikian, hipotesis penelitian diterima.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | kejenuhan belajar (academic burnout), perilaku maladaptif |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Filsafat dan Psikologi > Psikologi > Psikologi Belajar |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Psikologi Islam |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 04 Mar 2026 00:53 |
| Last Modified: | 04 Mar 2026 00:53 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31866 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
