Fadli, Muhammad (2026) Al-Qitāl Dalam Al-Qur’an (Studi Analisis Tafsir Maqāṣidī). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Cover sampai Daftar Isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I.pdf - Published Version Download (816kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version Download (370kB) |
|
|
Text (BAB V - Daftar Pustaka)
BAB V - Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (406kB) |
|
|
Text (Full Text)
Full Skripsi MUHAMMAD FADLI Al-Qital Dalam Al-Qur'an (Studi Analisis Tafsir Maqashidi).pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fenomena penyalahgunaan ayat-ayat al-qitāl dalam Al-Qur’an oleh kelompok radikal yang menjadikannya sebagai legitimasi tindakan kekerasan dan terorisme, padahal hal tersebut bertentangan dengan prinsip Islam sebagai agama yang raḥmatan li al-‘ālamīn. Permasalahan utama dalam penelitian ini adalah bagaimana penafsiran ayat-ayat al-qitāl menurut Wahbah al-Zuḥaylī dengan fokus kajian pada QS. al-Baqarah [2]: 216 dan QS. al-Anfāl [8]: 65 melalui pendekatan tafsir maqāṣidi Waṣfī ‘Āsyūr Abū Zayd dengan menggali maqāṣid al-ʿāmmah, maqāṣid al-khāṣṣah, maqāṣid al-suwar, dan maqāṣid al-tafṣīli. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menjelaskan maqāṣid yang terkandung di dalam ayat-ayat al-qitāl pada QS. Al-Baqarah [2]: 216 dan QS. al-Anfāl [8]: 65. Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah kualitatif-studi kepustakaan. Adapun pisau analisis pada penelitian ini adalah tafsir maqāṣidi Waṣfī ‘Āsyūr Abū Zayd yang digunakan untuk menggali maqāṣid Al-Qur’an, yaitu maqāṣid al-ʿāmmah, maqāṣid al-khāṣṣah, maqāṣid al-suwar, dan maqāṣid al-tafṣīli. Teknik pengumpulan data menggunakan metode dokumentasi. Dan teknik analisis data menggunakan deskriptif analisis. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa: Pertama, maqāṣid al-ʿāmmah pada ayat-ayat al-qitāl adalah meninggikan agama Allah pada menara kebenaran, menegakkan kebenaran dan keadilan, dan menghambakan diri kepada Allah tanpa penindasan. Adapun maqāṣid al-khāṣṣah pada ayat-ayat al-qitāl adalah melindungi umat dari penindasan dan pemaksaan keyakinan. Kedua, maqāṣid al-suwar pada QS. al-Baqarah adalah mewujudkan umat yang kokoh akidahnya, lurus ibadahnya dan tertata kehidupan individu dan masyarakat dalam bimbingan wahyu. Kemudian QS. al-Anfāl terkandung di dalamnya aturan-aturan al-qitāl sebagai batasan agar al-qitāl tidak berubah menjadi agresi tanpa batasan. Adapun maqāṣid al-tafṣīli ayat-ayat al-qitāl pada QS. al-Baqarah [2]: 216 adalah mewajibkan al-qital sebagai sarana menjaga agama dan melindungi umat dari kezaliman demi terwujudnya kemaslahatan. Selanjutnya pada QS. al-Anfāl [8]: 65 menerangkan kunci kemenangan dari al-qitāl adalah semangat dan kesabaran yang berlandaskan keimanan kepada Allah Swt.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Al-Qitāl , Tafsir Maqāṣidi, Waṣfī ‘Āsyūr Abū Zayd |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 28 Feb 2026 07:25 |
| Last Modified: | 28 Feb 2026 07:25 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31808 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
