Fenomena Nikah Sirri dengan menggunakan Wali Muhakkam (Studi Kasus di Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang)

Naimah, Jamiatul (2026) Fenomena Nikah Sirri dengan menggunakan Wali Muhakkam (Studi Kasus di Kecamatan Bungus Teluk Kabung Kota Padang). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover)
JAMIATUL NAIMAH-2213010039-COVER - DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (5MB)
[img] Text (BAB I)
BAB 1 MIA (1).pdf - Published Version

Download (620kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III.pdf - Published Version

Download (337kB)
[img] Text (BAB V - Daftar Pustaka)
BAB V- DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (335kB)
[img] Text (fulltext)
JAMIATUL NAIMAH-2213010039-Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (3MB)

Abstract

Penulisan skripsi ini dilatarbelakangi oleh adanya masyarakat yang nikah sirri dengan menggunakan wali muhakkam ketika wali yang berhak masih ada di Bungus Teluk Kabung. Penelitian ini mengkaji tentang nikah sirri dengan menggunakan wali muhakkam. Penelitian ini bertujuan untuk mencari penyebab terjadinya nikah sirri dengan menggunakan wali muhakkam, mengetahui upaya KUA untuk meminimalisir tren nikah sirri dengan menggunakan wali muhakkam, serta mengetahui akibat hukum nikah sirri dengan menggunakan wali muhakkam terhadap keabsahan perkawinan. Metode penelitian yang digunakan kualitatif dengan pendekatan deskriptif analisis. Data ini dikumpulkan melalui wawancara yang mendalam kepada pasangan yang melakukan nikah sirri dengan menggunakan wali muhakkam. Temuan pada penelitian ini menunjukan bahwa: pertama, penelitian ini mengidentifikasi penyebab terjadinya nikah sirri dengan menggunakan wali muhakkam, seperti faktor kemudahan pengurusan, faktor tidak terpenuhi syarat sebagai wali nikah, faktor ketidaksetujuan wali nasab, faktor wali nasab sudah tidak ada lagi, faktor tidak diketahui keberadaan wali nasab. Wali muhakkam pada dasarnya tidak memiliki hak sabagai wali nikah apabila, wali nasab ada, wali nasab tidak ghaib, terdapat wali hakim. Sedangkan responden memiliki wali nasab. Kedua, upaya yang dilakukan KUA meminimalisir terjadinya tren nikah sirri dengan menggunakan wali muhakkam antara lain: melakukan penyuluhan melalui pembinaan remaja dengan program BRUSH, pembinaan keluarga sakinah melalui mejelis ta’lim di mesjid, melalui ceramah khutbah di mesjid, melalui penyuluhan di Kantor Camat. Ketiga, akibat hukum nikah sirri dengan menggunakan wali muhakkam terhadap keabsahan perkawinan yaitu perkawinan yang dilakukan tidak sah secara hukum Islam dan hukum negara sebab wali nasab dari responden masih hidup sehingga wali muhakkam tidak memiliki hak bertindak sebagai wali muhakkam dari sisi hukum agama. Kemudian di daerah tersebut tidak memungkinkan digunakan wali muhakkam sebab masih terdapat wali hakim resmi di Bungus Teluk Kabung dari sisi hukum negara. Penelitian ini memberikan manfaat bagi pengembangan teori hukum perkawinan khususnya dalam konteks perwalian, serta meningkatkan kesadaran masyarakat pentingnya wali dalam pernikahan. Hasil penelitian diharapkan kepada KUA agar lebih memberikan penyuluhan terkait nikah sirri dengan menggunakan wali muhakkam agar mereka paham akibat dari pernikahan sirri dengan menggunakan wali muhakkam.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Nikah Sirri, Wali Muhakkam,KUA
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam
Divisions: Fakultas Syariah
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 12 Mar 2026 01:22
Last Modified: 12 Mar 2026 01:22
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31653

Actions (login required)

View Item View Item