Alifah, Nurul (2026) Genealogi Diskursus Terhadap Komentar Hadis dalam Kitab Sunan At-Tirmidzi dan An-Nasa'i. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Tesis_Nurul Alifah_NIM.2420070002_Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Bab I)
Tesis_Nurul Alifah_NIM.2420070002_BAB_I.pdf - Published Version Download (876kB) |
|
|
Text (Bab III)
Tesis_Nurul Alifah_NIM.2420070002_BAB_III.pdf - Published Version Download (534kB) |
|
|
Text (Bab V-Daftar Pustaka)
Tesis_Nurul Alifah_NIM.2420070002_BAB_V-Daftar Pustaka.pdf - Published Version Download (791kB) |
|
|
Text (Full Text)
Tesis_Nurul Alifah_NIM.2420070002_Full_Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
Abstract
Kitab-kitab Sunan menempati posisi penting dalam khazanah keilmuan hadis, khususnya sebagai rujukan utama hadis-hadis hukum (ahkam). Keunikan kitab Sunan tidak hanya terletak pada sistematika penyusunannya yang mengikuti babbab fikih, tetapi juga pada praktik pengomentaran hadis yang dilakukan oleh para mukharrij, seperti at-Tirmidzi dan an-Nasa‟i. Komentar pada hadis tersebut terkait kualitas sanad, kredibilitas rawi, penilaian matan, maupun penggunaan terminologi tertentu , hal ini merefleksikan pola berpikir dan metodologi kritik hadis yang khas pada masing-masing penyusunnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis genealogi diskursus terhadap karakteristik hadis-hadis yang dikomentari dalam kitab sunan at-Tirmidzi dan an-Nasa‟i dengan menelusuri relasi antara wacana keilmuan, otoritas ulama, dan konstruksi pengetahuan hadis pada abad ke-3 Hijriah. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan pendekatan kualitatif-deskriptif analitis, menggunakan teori genealogi diskursus Michel Foucault. Sumber data primer berupa sunan atTirmidzi dan sunan an-Nasa‟i, sedangkan sumber sekunder meliputi kitab syarah, literatur manhaj al-muhadditsin, serta artikel dan jurnal ilmiah yang relevan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui identifikasi dan klasifikasi hadishadis yang diberi komentar oleh masing-masing mukharrij, kemudian dianalisis menggunakan tahapan reduksi data, penyajian data, dan interpretasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komentar hadis dalam kitab sunan merupakan praktik diskursif yang tidak bersifat netral, melainkan dipengaruhi oleh latar keilmuan, afiliasi ideologis, serta kebutuhan hukum dan sosial pada masanya. AtTirmidzi menampilkan inovasi terminologis seperti hasan dan variannya sebagai strategi epistemik, dan an-Nasa‟i dikenal dengan ketelitian dan ketegasannya dalam menilai kesalahan dan kebenaran riwayat. Dengan demikian, penelitian ini menegaskan bahwa karakteristik hadis-hadis yang dikomentari dalam kitab sunan merupakan hasil dari konstruksi genealogis diskursus yang mencerminkan dinamika wacana, relasi kuasa, dan otoritas keilmuan dalam tradisi hadis klasik.
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Genealogi diskursus, komentar hadis, kitab sunan. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Hadits > Kritik Terhadap Hadits Tajuk Subjek > Agama Islam > Hadits |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Hadits |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 26 Feb 2026 02:00 |
| Last Modified: | 26 Feb 2026 02:00 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31501 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
