Utami, Nabilla Israh (2026) Kesadaran Hukum Masyarakat Terhadap Perkawinan dalam Masa Iddah di Nagari IV Koto Mudiek Kecamatan Batang Kapas Kabupaten Pesisir Selatan. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover)
Cover-Daftar isi.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (Bab I)
Bab 1.pdf - Published Version Download (843kB) |
|
|
Text (Bab 3)
Bab 3.pdf - Published Version Download (786kB) |
|
|
Text (Bab 5 dan Daftar Pustaka)
Bab 5-Dapus.pdf - Published Version Download (528kB) |
|
|
Text
NABILLA ISRAH UTAMI (3).pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penulisan skripsi ini di latar belakangi oleh ketentuan hukum Islam yang melarang perempuan yang masih berada dalam masa iddah untuk melangsungkan perkawinan kembali. Namun, dalam praktiknya, di masyarakat Nagari IV Koto Mudiek masih ditemukan kasus perempuan yang menikah sebelum masa iddah berakhir. Berdasarkan temuan awal, terdapat lima kasus perkawinan dalam masa iddah yang terjadi di wilayah tersebut, sehingga menarik perhatian peneliti untuk mengkaji permasalahan ini secara lebih mendalam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor penyebab terjadinya perkawinan dalam masa iddah, pandangan masyarakat terhadap praktik tersebut, serta upaya yang dilakukan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) dan tokoh adat dalam menghambat terjadinya perkawinan dalam masa iddah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara dengan pihak-pihak terkait dan didukung oleh data sekunder berupa literatur serta peraturan perundang-undangan yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh perkawinan dalam masa iddah yang terjadi tidak tercatat secara resmi di KUA setempat. Faktor penyebab terjadinya perkawinan dalam masa iddah antara lain faktor ekonomi, kebutuhan akan pendamping hidup, serta kurangnya pemahaman masyarakat terhadap hukum perkawinan dan ketentuan masa iddah dalam Islam. Upaya yang dilakukan oleh KUA dan dalam menghambat perkawinan dalam masa iddah meliputi pemberian sosialisasi, nasihat keagamaan, serta penguatan peran hukum Islam di tengah masyarakat. Sedangkan upaya tokoh adat dalam menghambat perkawinan dalam masa iddah melalui pemberian nasihat dan teguran kepada keluarga, serta mengadakan musyawarah untuk menghambat perkawinan yang tidak sesuai syariat. Oleh karena itu, diperlukan peningkatan edukasi hukum dan keagamaan agar praktik perkawinan dalam masa iddah dapat diminimalkan.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Perkawinan, Perceraian dan Iddah. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih > Hukum Keluarga, Perkawinan, Pernikahan Menurut Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 23 Feb 2026 01:10 |
| Last Modified: | 23 Feb 2026 01:10 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31405 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
