Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Upah Pemain Kesenian Tradisional Rabab Pasisia (Studi Kasus Kanagarian Koto Anau Kecamatan Tapan Pesisir Selatan)

Rhandhika, Dhea Julisa Nurma (2026) Tinjauan Hukum Ekonomi Syariah Terhadap Upah Pemain Kesenian Tradisional Rabab Pasisia (Studi Kasus Kanagarian Koto Anau Kecamatan Tapan Pesisir Selatan). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER-DAFTAR ISI)
DHEA JULISA NURMA RHANDHIKA COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (865kB)
[img] Text (BAB I)
DHEA JULISA NURMA RHANDHIKA BAB I.pdf - Published Version

Download (473kB)
[img] Text (BAB III)
DHEA JULISA NURMA RHANDHIKA BAB III.pdf - Published Version

Download (274kB)
[img] Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
DHEA JULISA NURMA RHANDHIKA BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version

Download (254kB)
[img] Text (FULL TEXT)
DHEA JULISA NURMA RHANDHIKA FULL TEXT.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (6MB)

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan dalam adanya ketidaksesuaian antara kesepakatan awal dengan realisasi pembayaran upah, di mana pemain sering kali tidak menerima upah secara utuh, mengalami penundaan pembayaran, serta tidak adanya transparansi dalam pembagian hasil sewa pertunjukan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui mekanisme pembayaran upah pemain Rabab Pasisia serta menganalisis kesesuaiannya dengan rukun, syarat, dan prinsip-prinsip ijarah dalam hukum ekonomi syariah. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan field research (penelitian lapangan). Data primer diperoleh melalui wawancara dengan sembilan informan yang terdiri dari pemain Rabab Pasisia dan pemilik sanggar, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur yang relevan dengan hukum ekonomi syariah dan akad ijarah. Hasil penelitian menunjukkan pertama, bahwa praktik pembayaran upah di sanggar Rabab Pasisia belum sepenuhnya sesuai dengan prinsip ijarah. Ditemukan beberapa pelanggaran, yaitu tidak terpenuhinya prinsip keadilan (al-‘adl) dan amanah akibat pembagian hasil yang timpang dan pemotongan upah secara sepihak, tidak jelasnya ujrah karena perubahan tanpa kesepakatan baru, serta adanya penundaan pembayaran upah. Kedua dalam tinjauan hukum ekonomi syariah meskipun rukun ijarah telah terpenuhi, praktik tersebut tergolong akad fasid karena mengandung unsur gharar dan tidak sepenuhnya menghormati hak pekerja.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Hukum Ekonomi Syariah, Ijarah, Upah (ujrah), Rabab Pasisia, Keadilan,Gharar, Amanah
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Sosial dan Budaya Islam > Ekonomi Islam
Tajuk Subjek > Agama Islam > Sosial dan Budaya Islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 22 Feb 2026 16:28
Last Modified: 22 Feb 2026 16:28
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31390

Actions (login required)

View Item View Item