Novrian, Dandi (2025) Majaz al-Isti'arah Dalam Surah Al-Maidah (Analisi Pendekatan Tafsir Maqashidi). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text
cover-daftar isi (2).pdf Download (968kB) |
|
|
Text
Bab I (2).pdf Download (427kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf Download (291kB) |
|
|
Text
Bab 5-daftar pustaka.pdf Download (444kB) |
|
|
Text
Skripsi full teks dandi (2).pdf Download (1MB) |
Abstract
Latar belakang penelitian ini didasarkan pada kenyataan bahwa al-Qur’an memiliki kekayaan bahasa yang tidak hanya indah, tetapi juga berisi makna, salah satunya melalui gaya bahasa isti‘arah. Meskipun kajian tentang isti‘arah dalam al-Qur’an sudah banyak dilakukan, penelitian ini menawarkan kebaruan dengan menggunakan pendekatan tafsir maqashidi yang dirumuskan oleh Abdul Mustaqim. Melalui pendekatan ini, penulis tidak hanya menelaah aspek kebahasaan, tetapi juga menggali maqhasid yang terkandung di balik penggunaan majaz isti‘arah dalam surah al-Maidah. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif, penelitian ini merupakan penelitian library research (penelitian pustaka). Sumber penelitian ini meliputi data primer yang terdiri dari ayat-ayat al-Qur`an yang berkenaan dengan majaz isti’arah dalam surah al-Maidah, Tafsir Tahrir wa Tanwir dan Tafsir al-Munir. dan teori Abdul Mustaqim. Data sekunder yakni meliputi jurnal dan penelitian-penelitian ilmiah yang relevan dengan pembahasan yang diteliti. Kemudian penulis menggunakan analisis teori maqashidi untuk mengungkap makna dalam ayat-ayat majaz isti’arah dengan langkah-langkah yang dikembangkan oleh Abdul Mustaqim. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam surah al-Maidah terdapat 4 ayat yang mengandung isti’arah. Adapun hasil dari penelelian tersebut, penulis menemukan beberapa ayat yang mengandung majaz isti’arah, diantaranya Qs. al-Maidah ayat 16, 64, 66, dan 71. Yang kedua, berdasarkan analisis tafsir maqhasidi, penulis menemukan terdapat 4 maqhasid, yaitu ‘am, khas, suwari, dan tafshili dari ayat-ayat tentang majaz isti’arah. Maqhasid ayat 16 al-Qur’an sebagai sumber hidayah yang mengarahkan manusia menuju keselamatan, ayat 64 maqhasid menolak penyimpangan akidah, ayat 66 maqhasid menunjukkan keterkaitan antara ketaatan dan keberkahan hidup, dan ayat 71 maqhasidnya memperingkatkan agar tidak lalai dari kebenaran.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Majaz Isti’arah, Tafsir Maqhasidi, al-Maidah |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 10 Sep 2025 04:16 |
| Last Modified: | 10 Sep 2025 04:16 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/31157 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
