Nilai-Nilai Universal Kisah Nabi Yusuf Dalam Al-Qur'an Perspektif Abdullah Sa'ed

Putra, Fiki Oktama (2025) Nilai-Nilai Universal Kisah Nabi Yusuf Dalam Al-Qur'an Perspektif Abdullah Sa'ed. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER)
Cover- Daftar Isi_Fiki Oktama Putra_2115050101.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB I)
BAB I_Fiki Oktama Putra_2115050101.pdf - Published Version

Download (627kB)
[img] Text (BAB III)
BAB III_Fiki Oktama Putra_2115050101.pdf - Published Version

Download (528kB)
[img] Text (BAB V)
BAB V-Daftar Pustaka_Fiki Oktama Putra_2115050101.pdf - Published Version

Download (543kB)
[img] Text (Full Text)
Full Text_Fiki Oktama Putra_2115050101.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penafsiran naratif dalam memahami al-Qur‘an tanpa memperhatikan relevansi dan hikmah di dalamnya menjadikan al-Qur‘an tidak lagi solutif terhadap permasalahan saat sekarang ini. Misalnya dalam menghadapi kasus hoaks, ketidakadilan, dan krisis integritas seperti kejujuran. Atas dasar itu, metode tafsir kontekstual Abdullah Saeed di perlukan sebagai media untuk memahaminya. Skripsi ini membahas kisah Nabi Yusuf dalam al-Qur‘an menggunakan pendekatan tafsir kontekstual Abdullah Saeed. Tujuannya adalah untuk mengkontekstualisasikan nilai-nilai universal yang terdapat dalam ayat, kemudian di implementasikan dalam konteks kekinian. Jenis penelitian adalah kualitatif, dengan pendekatan studi kepustakaan. Dengan menggunakan pendekatan kontekstual terhadap ayat-ayat tersebut, ditemukan empat nilai utama yang bersifat fleksibel dan sesuai untuk segala konteks. Pertama, QS. Yusuf ayat 18 menekankan pentingnya kesabaran dalam menghadapi musibah dan informasi bohong, yang sangat relevan di era digital di mana fitnah dan hoaks tersebar luas tanpa verifikasi. Kedua, QS. Yusuf ayat 26 mengajarkan pentingnya verifikasi dalam menyelesaikan konflik, serta penegakan keadilan berdasarkan bukti, bukan tekanan publik atau opini viral. Ketiga, QS. Yusuf ayat 29 menyoroti pentingnya pengendalian diri (self control) untuk mencegah eskalasi konflik, terutama dalam budaya digital yang sering mengumbar masalah pribadi ke ruang publik. Keempat, QS. Ayat Yusuf 51 menegaskan nilai kejujuran sebagai kunci menyelesaikan fitnah dan memulihkan nama baik korban secara terbuka. Penelitian ini menyimpulkan bahwa nilai-nilai Qur‘ani tersebut dapat menjadi pedoman etis dalam menghadapi tantangan sosial modern, khususnya dalam membangun masyarakat yang adil, empatik, dan bertanggung jawab dalam mengelola informasi. Dengan demikian, nilai-nilai Qur‘ani yang terkandung dalam kisah Nabi Yusuf tidak hanya relevan untuk konteks Arab masa lalu, tetapi juga menjadi pedoman etis dan solutif dalam menghadapi tantangan sosial di era modern, seperti krisis moral, penyebaran informasi yang tidak benar, dan degradasi etika komunikasi masyarakat. Kata Kunci : Kisah N

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kisah Nabi Yusuf, Tafsir Kontekstual, Kesabaran, Verifikasi, Kontrol Diri, dan Kejujuran.
Subjects: U Umum (General)
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 09 Sep 2025 02:57
Last Modified: 09 Sep 2025 02:57
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30883

Actions (login required)

View Item View Item