Praktik Poliandri Terselubung Pada Masyarakat Multi Etnik Pasaman Barat

Zuarman, Zuarman (2025) Praktik Poliandri Terselubung Pada Masyarakat Multi Etnik Pasaman Barat. Doctoral thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover- Daftar Isi)
Zuarman_222010007_ Cover- Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (2MB)
[img] Text (BAB I)
Zuarman_2220100007_BAB I.pdf - Published Version

Download (740kB)
[img] Text (BAB III)
Zuarman_2220100007_BAB III.pdf - Published Version

Download (408kB)
[img] Text (BAB VIII)
Zuarman_2220100007_ BAB VIII.pdf - Published Version

Download (16MB)
[img] Text (FULL TEXT)
Zuarman_222010007_ Full Text.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (29MB) | Request a copy

Abstract

Disertasi ini bertujuan untuk menganalisis praktik poliandri terselubung yang terjadi dalam masyarakat multi etnik di Kabupaten Pasaman Barat. Penelitian ini difokuskan pada tiga aspek utama. Pertama, menganalisis bagaimana praktik poliandri terselubung terjadi di tengah masyarakat Pasaman Barat. Kedua, mengkaji faktor-faktor sosial, budaya, dan psikologis yang melatarbelakangi munculnya praktik poliandri terselubung. Ketiga, menelaah dampak dari praktik ini terhadap status hukum anak, keabsahan pernikahan, serta struktur sosial dan moral masyarakat, baik dari perspektif hukum positif, norma sosial, maupun maqashid syariah. Penelitian ini menggunakan pendekatan sosiologi hukum dengan metode kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara mendalam dengan tokoh adat, KUA, pelaku, serta masyarakat setempat, sementara data sekunder dikumpulkan dari dokumen hukum dan literatur yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan pertama, bahwa praktik poliandri terselubung pada masyarakat multi etnik di Kabupaten Pasaman Barat merupakan fenomena yang umumnya dilakukan oleh perempuan yang belum menyelesaikan ikatan perkawinan secara hukum dengan suami pertama namun telah menikah kembali secara siri. Kedua, faktor penyebabnya mencakup tekanan ekonomi, lemahnya literasi hukum, minimnya pendampingan lembaga formal, serta kuatnya legitimasi budaya atas perceraian non-formal. Ketiga, Dampaknya sangat serius terhadap status hukum anak, seperti ketidakjelasan nasab, hambatan administrasi, serta stigma sosial. Praktik poliandri terselubung yang terjadi di masyarakat multi-etnik memiliki kontribusi signifikan terhadap munculnya perilaku serupa yang didorong oleh berbagai motif, antara lain kepentingan ekonomi, peningkatan status sosial, dan pemenuhan hasrat biologis. Fenomena ini seringkali dilatarbelakangi oleh keinginan untuk terbebas dari tanggung jawab ekonomi dan psikologis secara instan, serta untuk memperoleh perlindungan. Kondisi tersebut berimplikasi pada maraknya pernikahan tidak tercatat (nikāḥ sirrī), menimbulkan stigma negatif di masyarakat, serta bertentangan dengan prinsip Maqāṣid al-Syarī‘ah yang bertujuan menjaga agama (ḥifẓ al-dīn), keturunan (ḥifẓ al-nasl), dan harta (ḥifẓ al-māl). Kata kunci : Poliandri Terselubung; Pasaman Barat; Multi etnik; Istri

Item Type: Thesis (Doctoral)
Uncontrolled Keywords: Poliandri Terselubung; Pasaman Barat; Multi etnik; Istri
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Program Pascasarjana > Program Doktor > Hukum Islam
Depositing User: Pusat Riset Pascasarjana
Date Deposited: 07 Sep 2025 07:57
Last Modified: 07 Sep 2025 07:57
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30572

Actions (login required)

View Item View Item