AJIR, DEDDI (2025) Pengembangan Konsep Ekowisata Dalam Mendukung Kemandirian Ekonomi Perspektif Hukum Islam. Doctoral thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER-DAFTAR ISI)
DEDDI AJIR.NIM.2220100001.COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (959kB) |
|
|
Text (BAB I)
DEDDI AJIR.NIM.2220100001.BAB I.pdf - Published Version Download (523kB) |
|
|
Text (BAB III)
DEDDI AJIR.NIM.2220100001.BAB III.pdf - Published Version Download (521kB) |
|
|
Text (BAB V-DAFTAR PUSTAKA)
DEDDI AJIR.NIM.2220100001.BAB V-DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (635kB) |
|
|
Text (FULLTEXT)
DEDDI AJIR.NIM.2220100001.FULLTEXT.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (3MB) |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan konsep ekowisata sebagai instrumen dalam memperkuat kemandirian ekonomi masyarakat lokal, ditinjau dari perspektif hukum Islam. Di tengah pesatnya kontribusi pariwisata terhadap pertumbuhan ekonomi global dan nasional, praktik ekowisata sering kali masih berorientasi sempit pada keuntungan ekonomi, sehingga mengabaikan kelestarian lingkungan, keadilan sosial, dan nilai-nilai budaya setempat. Hal ini berpotensi menimbulkan degradasi ekosistem, marginalisasi masyarakat lokal, serta hilangnya identitas budaya. Pendekatan syariah melalui maqāṣid al-sharī‘ah memberikan landasan normatif yang kuat untuk memastikan bahwa pengembangan ekowisata tidak hanya mengejar profit, tetapi juga memelihara agama (ḥifẓ al-dīn), jiwa (al-nafs), akal (al-‘aql), keturunan (al-nasl), dan harta (al-māl). Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis berbasis kajian normatif terhadap fikih mu‘āmalah, maqāṣid al-sharī‘ah, triple bottom line (TBL), serta modal sosial budaya. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi maqāṣid al-sharī‘ah dengan prinsip TBL mampu menghadirkan kerangka ekowisata yang menyeimbangkan dimensi ekonomi, sosial, dan lingkungan secara harmonis dan berkeadilan. Konsep ini relevan sebagai model pengelolaan ekowisata yang tidak hanya meningkatkan kesejahteraan material, tetapi juga memperkuat ketahanan sosial dan spiritual masyarakat. Dengan demikian, ekowisata syariah dapat menjadi solusi komprehensif dalam mendukung kemandirian ekonomi lokal yang berkelanjutan, adil, serta membawa maslahat multidimensi sesuai prinsip hukum Islam.
| Item Type: | Thesis (Doctoral) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | ekowisata, kemandirian ekonomi, maqāṣid al-sharī‘ah, triple bottom line, hukum Islam. |
| Subjects: | Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi Tajuk Subjek > 300 Ilmu Sosial > 330 Ilmu Ekonomi > Ekonomi Keuangan Tajuk Subjek > 900 Sejarah, Geografi, Biografi > Geografi dan Perjalanan > 913 Wisata |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Doktor > Hukum Islam |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 07 Sep 2025 13:02 |
| Last Modified: | 06 Aug 2026 04:09 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30571 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
