Lubis, Sitti Zubaidah (2025) Tazkiyah: Studi Perbandingan Kitab Tafsir Al-Azhar Dan Kitab Tafsir Al-Mishbah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover. Daftar Isi)
Cover. Daftar Isi. Text.pdf - Published Version Download (802kB) |
|
|
Text (Bab 1)
Bab 1 pdf.pdf - Published Version Download (648kB) |
|
|
Text (Bab III)
Bab III. Text.pdf - Published Version Download (766kB) |
|
|
Text (Bab V. Daftar Pustaka)
Bab V. Daftar Pustaka.text.pdf - Published Version Download (603kB) |
|
|
Text (Full Skripsi)
Sitti Zubaidah Lubis (2115050134) Full Skripsi.text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Tujuan Penelitian yaitu Pertama,untuk mengetahuai makna tazkiyah menurut Hamka dan Quraish Shihab. Kedua,untuk mengetahuai tahapan-tahapan tazkiyah menurut Hamka dan Quraish Shihab. Ketiga,untuk mengetahuai urgensi tazkiyah menurut Hamka dan Quraish Shihab. Penelitian ini menggunakan metode library research (penelitian kepustakaan),dengan sumber utama berupa al-Qur'an,Tafsir Al-Azhar, dan Tafsir Al-Mishbah untuk mengkaji ayat-ayat yang berkaitan dengan tazkiyah. Selain itu, data sekunder diperoleh dari literatur yang relevan, serta kitab-kitab tafsir lainnya. Dalam pengumpulan data, penulis juga menggunakan metode tafsir muqaran (komparatif) dengan bantuan Mu'jam Al-Muhfaras Li Al-Fazh Al-Qur‟an Al-Karim untuk menelusuri kata kunci terkait dengan nilai-nilai kejiwaan dan penyucian diri dalam al-Qur'an, khususnya yang berkaitan dengan kata tazkiyah. Hasil penelitian ini mengungkapkan bahwa, pertama, Hamka dan Quraish Shihab memaknai tazkiyah sebagai proses penyucian jiwa dari berbagai sifat tercela untuk mencapai kedekatan dengan Allah Swt. Kedua, tahapan tazkiyah menurut Hamka dan Quraish sama-sama meliputi pembersihan hati dari penyakit batin, pembinaan akhlak mulia, serta penguatan hubungan spiritual dengan Allah, bedanya Hamka menenkan tazkiyah pada individu sedangkan Quraish Shihab tambah dimensi sosial. Ketiga, urgensi tazkiyah menurut Hamka adalah menjaga kemurnian hati agar terhindar dari kesesatan, memperteguh iman, dan membimbing perilaku sesuai tuntunan agama, sedangkan menurut Quraish Shihab, tazkiyah berfungsi sebagai sarana pembinaan diri yang memperkokoh hubungan dengan Allah sekaligus memelihara keharmonisan dengan sesama, sehingga tercapai kebahagiaan lahir dan batin.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Tazkiyah, Tafsir, Hamka, Quraish Shihab |
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 07 Sep 2025 10:49 |
| Last Modified: | 07 Sep 2025 10:49 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/30507 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
