Pemenuhan Hak-hak Istri dan Anak Dalam Perkara Cerai Gugat Melalui Putusan Verstek di Pengadilan Agama Batusangkar

Sofia, Dinda (2025) Pemenuhan Hak-hak Istri dan Anak Dalam Perkara Cerai Gugat Melalui Putusan Verstek di Pengadilan Agama Batusangkar. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (COVER - DAFTAR ISI)
DINDA SOFIA NIM 2113010096 COVER-DAFTAR ISI.pdf - Published Version

Download (4MB)
[img] Text (BAB I)
DINDA SOFIA NIM 2113010096 BAB I.pdf - Published Version

Download (339kB)
[img] Text (BAB III)
DINDA SOFIA NIM 2113010096 BAB III.pdf - Published Version

Download (328kB)
[img] Text (BAB V)
DINDA SOFIA NIM 2113010096 BAB V - DAFTAR PUSTAKA (2).pdf - Published Version

Download (275kB)
[img] Text (FULL TEXT)
DINDA SOFIA NIM 2113010096 FULLTEXT (2).pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (8MB)

Abstract

Skripsi ini dilatarbelakangi dengan tidak terpenuhinya nafkah istri dan anak pasca cerai gugat melalui putusan verstek. Penulisan skripsi ini bertujuan untuk menjawab tujuan penelitian : pertama, bagaimana kondisi penyelesaian perkara perceraian melalui putusan verstek di Pengadilan Agama Batusangkar? Kedua, bagaimana pertimbangan hakim dalam putusan verstek perkara cerai gugat terhadap pemenuhan hak-hak istri dan anak di Pengadilan Agama Batusangkar? Ketiga, bagaiaman tinjauan hukum positif tentang pertimbangan hakim terhadap putusan verstek pada perkara cerai gugat yang ada tuntutan hak-hak istri dan anak di Pengadilan Agama Batusangkar? Penulis melakukan penelitian dengan menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan hukum yuridis empiris. Untuk memperoleh data yang relevan penulis menggunakan penelitian kepustakaan (library research). Bahan hukum primer yang digunakan berasal dari hasil wawancara dan dokumentasi. Bahan hukum sekunder diperoleh dari Dokumen Laporan Pengadilan Agama Batusangkar. Analisi data dilakukan dengan menggunakan metode kajian isi (content analysis). Penelitian ini menghasilkan kesimpulan sebagai berikut: pertama, Mayoritas perkara cerai gugat diputus secara verstek sehingga tuntutan istri terkait nafkah pasca perceraian hanya dipenuhi sebagian kecil oleh tergugat. Sementara untuk tuntutan nafkah anak, tergugat berupaya memenuhinya meskipun tidak dilakukan secara rutin dan dengan jumlah yang bervariasi, disebabkan oleh kondisi ekonomi tergugat yang tidak menentu. Kedua, majelis hakim memutus perkara cerai gugat secara verstek dengan mempertimbangkan alasan perceraian yang sah, asas kemaslahatan, serta fakta hukum yang tersedia meskipun tergugat tidak hadir. Penetapan nafkah anak, nafkah ‘iddah, mut’ah dan madhiyah didasarkan pada bukti penggugat, kemampuan ekonomi tergugat, serta asas keadilan dan kepatutan. Ketiga, Putusan verstek dalam perkara cerai gugat diperbolehkan sebagai solusi yang adil bagi penggugat, namun hak tergugat tetap dilindungi melalui verzet. Istri mendapatkan nafkah pasca perceraian ‘iddah, mut’ah, dan madhiyah selama tidak terbukti nusyuz, berdasarkan bukti yang ajukan penggugat dengan tetap mempertimbangkan kelayakan dan kepatutan tergugat. Hakim mewajibkan nafkah anak karena kewajiban ini tidak gugur setelah perceraian, meski tidak ada jaminan eksekusi otomatis. Jika nafkah diabaikan hingga anak terlantar, orang tua dapat dipidana sesuai Undang- undang Perlindungan Anak.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Hak Istri dan Anak, Cerai Gugat, Verstek
Subjects: K Law > K Law (General)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 07 Sep 2025 06:28
Last Modified: 07 Sep 2025 06:28
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/29957

Actions (login required)

View Item View Item