Wulandari, Elma (2025) Larangan Membunuh Anak menurut M.Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (cover)
COVER-DAFTAR ISI Elma Wulandari 2115050125.pdf - Published Version Download (580kB) |
|
|
Text (BAB 1 WULAN)
BAB 1 WULAN-1.pdf - Published Version Download (324kB) |
|
|
Text (BAB 3 WULAN)
BAB 3 WULAN_compressed.pdf - Published Version Download (168kB) |
|
|
Text (BAB V WULAN)
BAB V WULAN_compressed.pdf - Published Version Download (172kB) |
|
|
Text (revisi skripsi wulan)
REVISI SKRIPSI WULAN 17_compressed.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (630kB) |
Abstract
Penelitian ini membahas larangan membunuh anak dalam perspektif Quraish Shihab melalui penafsirannya dalam Tafsir al-Misbah. Fenomena pembunuhan anak, baik yang terjadi pada masa pra-Islam maupun dalam bentuk modern seperti aborsi, penelantaran, dan kekerasan, menunjukkan urgensi kajian ini. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Quraish Shihab menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan larangan membunuh anak serta relevansinya dengan kondisi sosial masyarakat saat ini. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan studi pustaka (library research). Data diperoleh dari sumber primer yaitu Tafsir al-Misbah karya Quraish Shihab, serta sumber sekunder berupa literatur tafsir, buku, dan jurnal yang relevan. Analisis data dilakukan dengan metode Analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan metode maudhu’i (tematik), yaitu menghimpun ayat-ayat Al-Qur’an yang berkaitan dengan larangan membunuh anak, kemudian dikaji secara mendalam dengan merujuk pada penafsiran Quraish Shihab dalam Tafsir Al-Mishbah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa menurut Quraish Shihab, larangan membunuh anak dalam Al-Qur’an tidak hanya mencakup praktik jahiliyah yang membunuh bayi karena alasan ekonomi atau kehormatan, tetapi juga berlaku pada segala bentuk tindakan yang menghilangkan hak hidup anak, termasuk aborsi tanpa alasan syar’i, penelantaran, dan kekerasan terhadap anak. Penafsiran ini menegaskan bahwa Islam sangat menjunjung tinggi hak hidup anak dan menolak segala bentuk diskriminasi maupun ketidakadilan terhadap mereka. Kata Kunci: Larangan membunuh anak, Tafsir al-Misbah
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Larangan membunuh anak, Tafsir al-Misbah |
| Subjects: | Agama Islam Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 03:53 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 03:54 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/29686 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
