Pelaksanaan Tanggung Jawab Orang Tua Terhadap Anak di Era Digital Perspektif Hukum Keluarga Islam di Indonesia (Studi Kasus di Kenagarian Malalak Barat, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam)

Amelia, Tuti (2025) Pelaksanaan Tanggung Jawab Orang Tua Terhadap Anak di Era Digital Perspektif Hukum Keluarga Islam di Indonesia (Studi Kasus di Kenagarian Malalak Barat, Kecamatan Malalak, Kabupaten Agam). Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (cover)
Tuti Amelia_2113010074_Cover-Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (654kB)
[img] Text (BAB I)
BAB 1-2.pdf - Published Version

Download (269kB)
[img] Text (BAB III)
bab 3-2.pdf - Published Version

Download (220kB)
[img] Text (BAB V - Daftar Pustaka)
bab 5.pdf - Published Version

Download (127kB)
[img] Text (fulltext)
Tuti Amelia_2113010074_Full Teks.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB)

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena meningkatnya penggunaan gadget oleh anak-anak yang berdampak negatif terhadap perkembangan fisik, psikis, dan sosial, sementara kapasitas literasi digital orang tua masih sangat terbatas dalam memberikan pengasuhan yang sesuai dengan nilai-nilai Islam di tengah arus digitalisasi. Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui tantangan yang dihadapi orang tua dalam menjalankan tanggung jawab terhadap anak di era digital di Kenagarian Malalak Barat, untuk meninjau strategi yang digunakan orang tua dalam pelaksanaan tanggung jawab terhadap anak di era digital di Kenagarian Malalak Barat, dan untuk menganalisis bagaimana pandangan hukum keluarga Islam di Indonesia terhadap tanggung jawab orang tua terhadap anak di era digital di Kenagarian Malalak Barat. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi lapangan (field research) melalui teknik wawancara. Hasil penelitian menunjukkan bahwa orang tua menghadapi lima tantangan utama dalam melaksanakan tanggung jawab di era digital, yaitu kesenjangan literasi digital antara orang tua dan anak, kesulitan dalam mengontrol akses konten digital, keterbatasan pengaturan waktu penggunaan gadget, kecanduan anak terhadap teknologi, serta minimnya edukasi digital bagi orang tua. Untuk mengatasi hal tersebut, orang tua di Malalak Barat menerapkan strategi pengawasan terbatas, pembatasan waktu penggunaan gadget, serta membangun komunikasi yang lebih intensif dalam keluarga, meskipun penerapannya masih belum optimal. Dari perspektif Hukum Keluarga Islam Indonesia, tanggung jawab orang tua merupakan kewajiban yang melekat pada orang tua sebagaimana ditegaskan dalam Al-Qur'an, hadits, Undang-Undang No. 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, dan Kompilasi Hukum Islam (KHI). Penelitian ini menyimpulkan bahwa pelaksanaan tanggung jawab di era digital memerlukan pendekatan yang adaptif dan kontekstual, yakni integrasi nilai-nilai ajaran Islam dengan kecakapan literasi digital, guna menciptakan pola pengasuhan yang relevan dengan tantangan zaman. Oleh karena itu, sinergi antara keluarga, lembaga pendidikan, dan pemerintah sangat diperlukan untuk memperkuat implementasi tanggung jawab orang tua terhadap anak di era digital yang sesuai dengan prinsip-prinsip hukum keluarga Islam di Indonesia.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Tanggung Jawab, Era Digital, Hukum Keluarga Islam
Subjects: D History General and Old World > D History (General)
Divisions: Fakultas Syariah
Depositing User: Ruang Baca Fakultas Syariah
Date Deposited: 07 Sep 2025 07:49
Last Modified: 02 Jun 2026 01:49
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/29246

Actions (login required)

View Item View Item