Arrabiati, Khoirun Nuril (2025) Analisis Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 70/PUU-XXII/2024 Tentang Syarat Usia Calon Kepala Daerah Perspektif Kepemimpinan dalam Islam. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER - DAFTAR ISI)
COVER KHOIRUN NURIL A 2113030144.pdf - Published Version Download (2MB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I KHOIRUN NURIL A 2113030144.pdf - Published Version Download (722kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III KHOIRUN NURIL A 2113030144.pdf - Published Version Download (651kB) |
|
|
Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB V DAN DAFTAR PUSTAKA KHOIRUN NURIL A.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
FULL SKRIPSI KHOIRUN NURIL A 2113030144.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh anggapan potensi kerugian hak konstitusional dengan berlakunya norma Pasal 7 Ayat (2) hurif e Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 yakni adanya ketidakpastian hukum yang akan terjadi apabila permohonan para pemohon dikabulkan, serta berkaitan dengan prinsip-prinsip Islam yang menekankan pada kematangan usia dan kemampuan dalam memimpin. Rumusan masalah dari penelitian ini adalah bagaimana analisis terhada putusan Mahkamah Konstitusi nomor 70/PUU-XXII/2024 perspektif kepemimpinan dalam Islam. Penelitian ini menggunakan metode Pepustakaan (library research) yang dilakukan dengan mengkaji berbagai sumber data sekunder baik berupa buku-buku, jurnal-jurnal, maupun tulisan-tulisan hukum lainnya, serta dianalisi dengan teori kepemimpinan dalam Islam, teori syarat usia calon kepala daerah, dan teori putusan Mahkamah Konstitusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Putusan Mahkamah Konstitusi Nomor 70/PUU-XXII/2024 menegaskan bahwa syarat usia minimal harus dipenuhi pada saat penetapan pasangan calon oleh Komisi Pemilihan Umum, sebagai upaya menjamin kepastian hukum dan perlindungan hak konstitusional warga negara. Hakim menggunakan metode legal reasoning yang komprehensif, meliputi penafsiran gramatikal, historis, sistematis, komparatif, dan teleologis, serta konstruksi hukum seperti analogi, penghalusan hukum, dan argumentum a contrario. Dalam perspektif kepemimpinan Islam seorang pemimpin harus memiliki kematangan usia, kebijaksanaan, dan kemampuan berpikir jernih dalam menghadapi kompleksitas permasalahan publik. Oleh karena itu, usia tetap relevan sebagai indikator kematangan psikologis dan emosional.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Putusan, Syarat Usia, Kepala Daerah, Kepemimpinan Islam |
| Subjects: | D History General and Old World > D History (General) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 07 Sep 2025 13:06 |
| Last Modified: | 07 Sep 2025 13:06 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/28952 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
