Nur, Masyitoh (2025) SELF HEALING DALAM AL-QUR’AN PERSPEKTIF TAFSIR SUFI. Masters thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER-DAFTAR ISI)
MASYITOH NUR.NIM.2220080047.COVERSAMPAIDAFTARISI.pdf - Published Version Download (814kB) |
|
|
Text (BAB I)
MASYITOH NUR.NIM.2220080047.BABI.pdf - Published Version Download (437kB) |
|
|
Text (BAB III)
MASYITOH NUR.NIM.2220080047.BABIII.pdf Download (280kB) |
|
|
Text (BAB V dan DAFTAR PUSTAKA)
MASYITOH NUR.NIM.2220080047.BABVdanDAFTARPUSTAKA.pdf Download (343kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
MASYITOH NUR.NIM.2220080047.Fulltext.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini berjudul “Self Healing Dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsir Sufi.” Ditulis oleh Masyitoh Nur Nim 2220080047 Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Pascasarjana UIN Imam Bonjol Padang pada tahun 2025. Penelitian ini mengkaji self healing dalam Al-Qur’an perspektif tafsir sufi dengan fokus pada tiga pilar utama: doa, zikir, dan syukur. Latar belakang penelitian berangkat dari fenomena meningkatnya gangguan kesehatan mental di Indonesia yang membutuhkan pendekatan penyembuhan holistik, tidak hanya dari sisi psikologis tetapi juga spiritual. Metode yang digunakan adalah tafsir tematik (mawḍu’i) dengan menganalisis penafsiran tokoh-tokoh sufi seperti al-Qusyairi, Ibn ‘Arabi, dan Mahmud al-Alusi terhadap ayat-ayat terkait doa zikir dan Syukur sebagai self healing. Hasil penelitian menunjukkan bahwa doa dipandang sebagai sarana rekonstruksi batin dan penyerahan diri kepada Allah untuk meredakan tekanan jiwa; zikir berfungsi sebagai terapi transendental yang menumbuhkan ketenangan (ṭuma’ninah) dan mencegah gejolak emosi; sedangkan syukur menjadi mekanisme penguatan mental yang membentuk pola pikir positif dan penerimaan diri. Tafsir sufi menempatkan ketiga praktik ini bukan sekadar ritual, melainkan jalan tazkiyat al-nafs yang memulihkan keseimbangan psikologis sekaligus mendekatkan diri kepada Allah. Kesimpulan penelitian ini menegaskan bahwa self healing perspektif tafsir sufi merupakan model penyembuhan integratif yang menggabungkan dimensi mental, emosional, dan spiritual. Model ini relevan untuk diaplikasikan dalam menghadapi krisis psikologis masyarakat modern karena bersumber dari nilai-nilai Qur’ani yang bersifat abadi. Kata Kunci: Self Healing, Tafsir Sufi, Doa, Zikir, Syukur, Penyembuhan Spiritual
| Item Type: | Thesis (Masters) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Self Healing, Tafsir Sufi, Doa, Zikir, Syukur, Penyembuhan Spiritual |
| Subjects: | Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Tafsir Al-Qur'an |
| Divisions: | Program Pascasarjana > Program Magister > Ilmu Al-Qur`an dan Tafsir |
| Depositing User: | Pusat Riset Pascasarjana |
| Date Deposited: | 06 Sep 2025 06:23 |
| Last Modified: | 06 Sep 2025 06:23 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/28155 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
