Konsep Kebebasan Manusia Perspektif Muhammad Iqbal

Yasni, Ikhsanul Karim (2025) Konsep Kebebasan Manusia Perspektif Muhammad Iqbal. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.

[img] Text (Cover - Daftar Isi)
Cover - Daftar Isi.pdf - Published Version

Download (1MB)
[img] Text (BAB 1)
BAB 1 Watermark.pdf - Published Version

Download (624kB)
[img] Text (BAB 3)
BAB 3 Watermark.pdf - Published Version

Download (381kB)
[img] Text (BAB 5)
BAB 5 Watermark.pdf - Published Version

Download (387kB)
[img] Text (Skripsi Fulltext)
Skripsi Fulltext Watermark.pdf - Published Version
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Skripsi ini merupakan kajian ilmiah yang membahas konsep kebebasan manusia dalam pemikiran Muhammad Iqbal. Penelitian ini dilatar belakangi oleh perdebatan klasik dalam teologi Islam mengenai kehendak bebas dan takdir yang melahirkan dua kutub utama, yakni Jabariyah dan Qadariyah. Di tengah polarisasi tersebut, Iqbal menawarkan pendekatan yang lebih dinamis dan transformatif, di mana kebebasan manusia dipandang sebagai anugerah Ilahi yang menyatu dengan tanggungjawab moral dan spiritual. Penelitian ini akan mengurai tiga subpersoalan utama. Pertama, bagaimana dimensi diri manusia dalam pandangan Muhammad Iqbal? Kedua, bagaimana hubungan antara kebebasan dan kesadaran diri dalam pemikiran Muhammad Iqbal? Ketiga, bagaimana pandangan Iqbal mengenai kebebasan sebagai jawaban terhadap krisis manusia modern? Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berupa studi pustaka (library research), dengan sumber data primer berupa karya utama Muhammad Iqbal seperti Rekonstruksi Pemikiran Agama Dalam Islam dan Asrar-i-Khudi, serta data sekunder berupa buku, jurnal, artikel, dan sumber digital yang relevan. Metode analisis yang digunakan adalah analisis isi (content analysis) dengan pendekatan interpretatif terhadap gagasan Iqbal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: Pertama, Iqbal memandang manusia sebagai makhluk yang diberi kehendak bebas dan kesadaran eksistensial (khudi) untuk mengaktualisasikan dirinya sebagai agen spiritual dan sosial. Kedua, kebebasan menurut Iqbal bukanlah kebebasan mutlak, tetapi kebebasan yang menyatu dengan tanggungjawab etis dan nilai-nilai transendental. Ketiga, dalam menghadapi krisis spiritual dan eksistensial manusia modern, Iqbal menawarkan sintesis antara kebebasan dan kesadaran ruhani sebagai solusi untuk membentuk manusia yang merdeka, bertanggungjawab, dan dekat dengan Tuhan.

Item Type: Thesis (Skripsi)
Uncontrolled Keywords: Kebebasan, Muhammad Iqbal, Khudi, Tanggungjawab, Teologi Islam.
Subjects: Tajuk Subjek > Agama Islam > Akidah dan Ilmu Kalam
Divisions: Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Aqidah dan Filsafat Islam
Depositing User: Ruang Baca FUSA
Date Deposited: 05 Sep 2025 06:34
Last Modified: 19 Feb 2026 07:40
URI: http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/28119

Actions (login required)

View Item View Item