Akbar, M. Valdano (2025) Penetapan Jalur Domisili Dalam Penerimaan Murid Baru Menurut Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 Perspektif Fikih Siyasah. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER - DAFTAR ISI)
Cover-Daftar Isi M. Valdano Akbar (1).pdf - Published Version Download (3MB) |
|
|
Text (BAB I)
M. Valdano Akbar 2113030024 BAB I.pdf - Published Version Download (432kB) |
|
|
Text (BAB III)
M. Valdano Akbar 2113030024 BAB III.pdf - Published Version Download (312kB) |
|
|
Text (BAB V - DAFTAR PUSTAKA)
BAB V - DAPUS VALDANO.pdf - Published Version Download (354kB) |
|
|
Text (SKRIPSI FULL TEXT)
FULL TEXT M. VALDANO AKBAR.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (6MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penetapan jalur domisili sebagai salah satu jalur dalam penerimaan murid baru dengan memberikan batasan wilayah administratif yang menimbulkan pro kontra dalam pelaksanaannya. Rumusan masalah dalam Skripsi ini yaitu Bagaimana Penetapan Jalur Domisili dalam Penerimaan Murid Baru Menurut Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 Perspektif Fikih Siyasah. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis penetapan kebijakan jalur domisili dalam perspektif fikih siyasah. Penelitian ini merupakan penelitian hukum normatif. Penelitian hukum normatif adalah dengan melakukan studi pustaka dengan menggunakan metode analisis secara kualitatif dengan metode deduktif. Sumber data utama meliputi Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 serta data lainnya didapat dari data sekunder dan tersier berasal dari literatur ilmiah, jurnal, dan buku terkait. Berdasarkan hasil penelitian didapat bahwa, 1) Dasar penetapan jalur domisili diatur dalam Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025 yang secara khusus mendekatkan domisili calon dengan satuan pendidikan, serta pembagian batas-batas wilayah administratif calon murid oleh Pemerintah Daerah yang berwenang. 2) Jalur domisili memberikan dampak positif dan negatif. Dampak positif yang diberikan yaitu: membantu pemerataan kualitas pendidikan, memperpendek jarak tempuh murid, memecah stigma tentang sekolah favorit dan non-favorit. Sedangkan dampak negatifnya adalah: membatasi hak pendidikan warga negara, munculnya praktik manipulasi data domisili dan praktik jual beli bangku. 3) Dalam perspektif fikih siyasah, kebijakan jalur domisili bertentangan dengan prinsip-prinsip syariat Islam seperti al-musawah (persamaan), al-hurriyah (kebebasan) dan al-a'dalah (keadilan).
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Jalur Domisili, Permendikdasmen Nomor 3 Tahun 2025, Fikih Siyasah |
| Subjects: | Agama Islam Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) Agama Islam > Fiqih (Hukum Islam) > Hukum Ketatanegaraan Islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Tata Negara |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 04 Sep 2025 21:21 |
| Last Modified: | 04 Sep 2025 21:21 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/27631 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
