Purba, Putri Yani Br (2025) Kesadaran Hukum Masyarakat Nagari Aur Duri Surantih Dalam Praktik Pinjaman Buanak. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (COVER)
Putri Yani Br Purba 2113040028COVER.pdf - Published Version Download (1MB) |
|
|
Text (BAB 1)
Putri Yani br Purba 2113040028 BAB I.pdf - Published Version Download (887kB) |
|
|
Text (BAB 3)
Putri Yani Br Purba 2113040028 BAB III.pdf - Published Version Download (786kB) |
|
|
Text (BAB 5)
Putri Yani Br Purba 2113040028 BAB V.pdf - Published Version Download (564kB) |
|
|
Text (FULL TEXT)
Putri Yani Br Ppurba 2113040028Full Text.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (12MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi dengan adanya praktik pinjaman uang buanak di Nagari Aur Duri Surantih yang dilakukan dengan sistem bunga. Berdasarkan latar belakang di atas maka pertanyaan penelitian ada tiga, yakni: Pertama, Bagaimana praktik pinjaman uang buanak di Nagari Aur Duri Surantih? Kedua, Apa faktor-faktor yang melatarbelakangi pihak yang melakukan pinjaman uang buanak di Nagari Aur Duri Surantih? Ketiga, Bagaimana kesadaran hukum pelaku Nagari Aur Duri Surantih dalam praktik pinjaman uang buanak? Metode dalam penelitian ini adalah field research yang bersifat kualitatif. Data primer diperoleh dengan cara wawancara dan dokumentasi. Data sekunder diperoleh dari buku-buku, jurnal, dan skripsi. Hasil penelitian ini adalah: Pertama, Praktik pinjaman buanak di Kenagarian Aur Duri Surantih dilakukan baik peminjam atau yang meminjam datang kerumah yang bersangkutan. Kemudian diberikan beberapa syarat seperti KTP, STNK, BPKB, atau barang berharga lainnya sebagai pengikat dalam pinjaman. Kemudian setelah 3 sampai 4 hari dana tersebut cair sesuai jumlah dana yang dipinjam, kemudian untuk pengembalian dana bisa dilakukan perhari atau perminggu dengan rentang waktu pengembalian uang yang dipinjam selama 40 hari. Kedua, adapun faktor masyarakat Nagari Aur Duri Surantih melakukan pinjaman buanak yaitu faktor ekonomi, kemudahan akses, dan kecepatan dalam melakukan pinjaman buanak. Ketiga, Kesadaran hukum masyarakat Nagari Aur Duri Surantih dalam praktik pinjaman buanak masih tergolong rendah. Penyebab rendahnya kesadaran hukum masyarakat nagari Aur Duri Surantih karena pemerintahan nagari dan tokoh adat sudah melakukan sosialisasi dan penyuluhan di tingkat kampung mengenai praktik pinjaman buanak namun persoalan ini masih dilakukan sehingga praktik tersebut tetap terjadi di masyarakat sebagai alternatif untuk memenuhi kebutuhan ekonomi.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Kesadaran Hukum, Pinjaman Uang Buanak,dan Riba |
| Subjects: | Tajuk Subjek > Agama Islam > Fiqih |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syari'ah |
| Depositing User: | Ruang Baca Fakultas Syariah |
| Date Deposited: | 04 Sep 2025 20:35 |
| Last Modified: | 04 Sep 2025 20:35 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/27589 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
