Shafana, Zakia Zahra (2025) Analisis Tasybih Dan Isti'arah Juz 28 Menurut Wahbah Al-Zuhaili Dalam Tafsir Al-Munir. Skripsi thesis, UIN Imam Bonjol Padang.
|
Text (Cover-Daftar Isi)
Cover-Daftar Isi_Zakia Zahra Shafana.pdf - Published Version Download (887kB) |
|
|
Text (BAB I)
BAB I_Zakia Zahra Shafana_2115050042.pdf - Published Version Download (374kB) |
|
|
Text (BAB III)
BAB III_Zakia Zahra Shafana_2115050042.pdf - Published Version Download (165kB) |
|
|
Text (BAB V-Daftar Pustaka)
BAB V-Daftar Pustaka_Zakia Zahra Shafana_2115050042.pdf - Published Version Download (200kB) |
|
|
Text (Full Text)
FULL SKRIPSI_ZAKIA ZAHRA SHAFANA_2115050042.pdf - Published Version Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh keindahan aspek balaghah dalam al-Quran. Salah satu bentuk balaghah yang sering muncul dalam al-Qur’an adalah uslub tasybih (penyerupaan) dan isti’arah (metafora), yang tidak hanya berfungsi memperindah bahasa, tetapi juga memperkuat makna dan menyentuh aspek emosional pembaca. Juz 28 menarik untuk dikaji karena mayoritas surahnya tergolong Madaniyyah yang umumnya mengandung hukum-hukum syariat, namun ternyata juga mengandung unsur-usur balaghah seperti tasybih dan isti’arah, yang secara khas memberikan warna retoris dan makna mendalam dalam penyampaiannya. Adapun masalah pokok pada penelitian ini yaitu bagaimana analisis balaghah pada tasybih dan isti’arah dalam al-Qur’an juz 28 perspektif Wahbah al-Zuhaili dalam tafsir al-Munir. Sedangkan tujuan dari penelitian ini adalah (1) menjelaskan ayat-ayat yang terdapat uslub tasybih dan isti’arah dalam juz 28 menurut Wahbah al-Zuhaili, (2) menjelaskan jenis uslub tasybih dan isti’arah dalam juz 28 menurut Wahbah al-Zuhaili, serta (3) menjelaskan persamaan dan perbedaan antara uslub tasybih dan isti’arah. Metode pada penelitian ini adalah kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research), menggunakan pendekatan analisis balaghah. Sumber utama adalah al-Qur’an dan Tafsir al-Munir, didukung oleh literatur tafsir dan balaghah lainnya. Metode analisis dilakukan dengan mengumpulkan dan menelaah data berupa ayat-ayat pada juz 28, lalu mengklasifikasikannya berdasarkan bentuk tasybih dan isti’arah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa; Pertama, dalam juz 28 ditemukan 14 ayat yang mengandung uslub balaghah: 5 ayat mengandung tasybih dan 8 ayat mengandung isti’arah. Kedua, unsur tasybih ditemukan dalam bentuk tasybih tamtsil, mursal mujmal, dan mursal mufashal. Sedangkan isti’arah ditemukan dalam bentuk isti’arah tasrihiyyah, makniyyah dan tamtsiliyyah. Ketiga, temuan ini menunjukkan bahwa meskipun didominasi oleh tema hukum, juz 28 tetap menggunakan pendekatan estetik dalam penyampaian pesan ilahiah, yang memperkuat daya tarik dan makna mendalam dari ayat-ayatnya. Adapun penulis menemukan bahwa al-Qur’an itu penuh dengan berbagai metode bahasa yang sangat bervariasi, diantaranya itu tasybih dan isti’arah. Bahkan adanya bentuk penyerupaan yang tidak menggunakan adat tasybih dan wajh syabah (tasybih baligh) justru maknanya menjadi sangat dalam bagi pendengar dan pembaca.
| Item Type: | Thesis (Skripsi) |
|---|---|
| Uncontrolled Keywords: | Balaghah, Tasybih, Isti’arah, Juz 28, Tafsir al-Munir, Wahbah al-Zuhaili. |
| Subjects: | Agama Islam Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan Agama Islam > Al-Qur'an dan Ilmu Berkaitan > Ilmu Tafsir |
| Divisions: | Fakultas Ushuluddin dan Studi Agama > Ilmu Al-Qur'an dan Tafsir |
| Depositing User: | Ruang Baca FUSA |
| Date Deposited: | 03 Sep 2025 03:38 |
| Last Modified: | 03 Sep 2025 03:38 |
| URI: | http://repository.uinib.ac.id/id/eprint/27352 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
